Niat Cantik Berujung Tragis, Ibu Dua Anak Tewas Usai Oplas Bokong dan Perut di Turki

Senin, 05 Jan 2026, 11:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Keinginan untuk tampil lebih percaya diri justru berakhir tragis bagi seorang ibu dua anak asal Inggris. Sophie Hunt meninggal dunia setelah menjalani prosedur operasi plastik di Turki, sebuah kasus yang kini kembali menjadi sorotan setelah fakta-faktanya terungkap dalam sidang inkuiri kematian di Pengadilan Koroner Northampton.

Mengutip laporan media internasional, Sophie meninggal pada 9 Maret 2022, hanya dua hari setelah menjalani operasi Brazilian Butt Lift (BBL) dan tummy tuck di Rumah Sakit Swasta Nisantasi, Istanbul. Operasi yang semula diharapkan menjadi awal perubahan positif dalam hidupnya justru berubah menjadi mimpi buruk yang merenggut nyawanya.

Dalam persidangan terungkap kondisi Sophie memburuk secara drastis setelah operasi. Ia mengalami henti jantung hingga tiga kali, yang kemudian memicu gagal multi-organ. Meski sempat mendapatkan penanganan medis lanjutan dan dipindahkan ke rumah sakit dengan fasilitas jantung intensif, nyawanya tak berhasil diselamatkan.

Pihak keluarga menyatakan keyakinannya Sophie seharusnya tidak dinyatakan layak untuk menjalani operasi besar tersebut. Adik korban, Aimee Hunt, menyampaikan kesedihan mendalam sekaligus mempertanyakan keputusan medis yang diambil.

“Jika dia tidak menjalani operasi itu, dia pasti masih hidup,” ungkap Aimee dengan penuh emosi.

Aimee juga menegaskan bahwa hingga kini keluarga belum mendapatkan penjelasan yang benar-benar jelas mengenai komplikasi yang terjadi. Mereka berharap ada jawaban yang transparan terkait apa yang sebenarnya dialami Sophie setelah prosedur tersebut.

Senada dengan itu, ibu korban, Sandra Hunt, mengungkapkan putrinya sempat mengalami kehilangan kesadaran pascaoperasi serta pembengkakan pada tangan. Ia juga menyebut adanya hasil pemeriksaan medis yang menunjukkan kondisi jantung yang mengkhawatirkan.

“Beberapa hasil ECG menunjukkan detak jantung yang tidak normal, dan itu disebut tidak sehat,” ujar Sandra.

Ket. Foto: Ilustrasi wanita sakit di rumah sakit. — Sumber: Freepik

Keluarga pun menduga adanya komplikasi serius yang berkaitan langsung dengan prosedur BBL, termasuk kemungkinan jumlah lemak yang diambil atau disuntikkan tidak sesuai, yang dikenal dapat meningkatkan risiko pascaoperasi.

Sophie sempat dilarikan menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Avrupa Safak di Istanbul yang memiliki unit perawatan jantung intensif. Namun, baik laporan forensik di Turki maupun hasil autopsi lanjutan di Inggris menyimpulkan penyebab kematiannya adalah komplikasi akibat operasi plastik.

Laporan dari Dewan Kedokteran Forensik Turki menyatakan bahwa Sophie tidak memiliki riwayat penyakit sebelumnya. Namun, ia mengalami penurunan kesadaran secara tiba-tiba setelah menjalani abdominoplasty dan liposuction, yang berujung fatal.

Kasus ini kembali membuka diskusi luas mengenai risiko wisata medis, khususnya operasi plastik di luar negeri. Di balik iming-iming biaya lebih murah dan hasil instan, tersimpan risiko besar yang dapat berujung pada kehilangan nyawa, sebuah harga yang terlalu mahal untuk dibayar demi standar kecantikan.

  • operasi plastik
  • komplikasi medis

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.