Nama-Nama Wanita Mencuat, Pakar Desak Aliran Dana Ridwan Kamil Segera Dikembalikan ke KPK

Sabtu, 03 Jan 2026, 08:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Babak baru drama hukum dan asmara yang menyeret nama mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, kembali memanas di awal tahun 2026.

Di tengah pengusutan dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB, sorotan publik kini tertuju pada deretan wanita yang disebut-sebut memiliki hubungan spesial dengan sosok pejabat tersebut.

Ket. Foto: Ridwan Kamil — Sumber: Tangkapan Layar

Kasus ini tidak hanya menjadi perhatian dari sisi hukum, tetapi juga memantik rasa penasaran masyarakat terkait kehidupan pribadi Ridwan Kamil. Dugaan keterkaitan antara aliran dana korupsi dan hubungan personal membuat isu ini semakin kompleks.

Pakar Hukum Pidana dari Universitas Bung Karno (UBK), Hudi Yusuf, turut memberikan pandangan kritis namun solutif terkait polemik yang berkembang. Ia secara tegas mengingatkan para wanita yang terseret dalam pusaran kasus ini agar bersikap kooperatif.

Hudi Yusuf mengimbau agar siapa pun yang pernah menerima aliran dana dari Ridwan Kamil segera mengembalikannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menghindari konsekuensi hukum yang lebih berat.

Ia menilai bahwa pengembalian dana merupakan langkah krusial dalam konteks penegakan hukum. Tindakan tersebut dapat membuka peluang bagi para penerima dana agar tidak ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang atau TPPU pasif.

"Aliran dana ke para wanita seyogyanya dikembalikan saja oleh yang bersangkutan ke KPK," ujar Hudi Yusuf dalam keterangannya yang dikutip pada Jumat (2/1/2026). Pernyataan ini menjadi peringatan serius bagi pihak-pihak yang merasa terlibat secara tidak langsung.

Hudi juga memberikan pandangan dari sisi sosiologis terkait fenomena tersebut. Ia menyebut bahwa dalam banyak kasus korupsi yang melibatkan pejabat pria berduit, wanita kerap menjadi sasaran pelarian hasrat dan materi.

"Laki-laki (pejabat) jika telah memiliki uang banyak dapat ditebak akan lari ke mana lagi selain ke wanita," jelas Hudi. Pernyataan tersebut menggambarkan pola berulang dalam sejumlah kasus serupa yang pernah terjadi.

Lebih lanjut, Hudi menegaskan bahwa perempuan yang tidak mengetahui asal-usul dana haram tidak semestinya diproses pidana. Namun, hal itu hanya dapat berlaku apabila terdapat itikad baik untuk mengembalikan aset negara.

Pandangan pakar hukum ini mencuat seiring dengan munculnya sejumlah nama figur publik yang diduga memiliki hubungan dengan Ridwan Kamil. Salah satu yang paling vokal adalah Lisa Mariana, seorang model majalah dewasa.

Lisa Mariana secara terbuka mengaku memiliki hubungan pribadi dengan Ridwan Kamil. Ia bahkan mengklaim telah menerima aliran dana serta memiliki seorang anak dari hubungan tersebut.

Namun drama kembali berlanjut ketika hasil tes DNA yang diumumkan tidak sesuai dengan klaim Lisa Mariana. Fakta tersebut memicu reaksi beragam dari publik dan memperpanjang polemik yang ada.

Selain Lisa, nama selebgram Safa Marwah juga ikut menjadi perbincangan hangat di media sosial. Ia disebut-sebut sebagai wanita simpanan, namun Safa dengan tegas membantah tudingan tersebut.

Safa Marwah menyatakan bahwa seluruh kekayaan yang dimilikinya berasal dari kerja keras pribadi. Bantahan tersebut disampaikan untuk meredam spekulasi yang berkembang liar di tengah masyarakat.

Tak hanya itu, nama aktris Aura Kasih juga ikut terseret dalam rumor miring. Ia disebut dalam spekulasi perselingkuhan yang diduga terjadi di tengah keretakan rumah tangga Ridwan Kamil.

Situasi semakin rumit setelah muncul kabar bahwa Atalia Praratya, istri sah Ridwan Kamil, telah melayangkan gugatan cerai pada akhir 2025. Langkah tersebut semakin menguatkan dugaan publik mengenai masalah serius dalam kehidupan pribadinya.

Bahkan Atalia Praratya sendiri tidak luput dari sorotan hukum. Sejumlah pihak mendesak KPK untuk memeriksa kemungkinan aliran dana korupsi iklan ke rekening istri sah demi asas keadilan.

Di sisi lain, pihak Lisa Mariana mengklaim masih memegang kartu as berupa daftar nama wanita lain. Wanita-wanita tersebut disebut umumnya berprofesi sebagai model dan diduga turut menikmati aliran dana.

Namun hingga kini, daftar nama tersebut belum dibuka secara penuh ke publik. Klaim tersebut masih menjadi tanda tanya besar dalam perkembangan kasus ini.

Kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB terus bergulir dan berkembang menjadi bola salju besar. KPK masih terus menelusuri aliran uang negara, termasuk dugaan pencucian uang yang disamarkan melalui hadiah dan transfer ke pihak ketiga.

  • Aliran Dana Dugaan Korupsi Ridwan Kamil
  • Aliran Dana Ridwan Kamil

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.