CBX, Taemin, dan The Boyz Masih Belum Dibayar, Kondisi Keuangan One Hundred Jadi Sorotan

Sabtu, 03 Jan 2026, 10:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - CBX (Chen, Baekhyun, dan Xiumin), Taemin, dan The Boyz dilaporkan belum menerima pembayaran kolektif dari perusahaan induk One Hundred. Isu ini menjadi sorotan publik karena menyangkut hak finansial sejumlah idola populer K-pop.

Menurut laporan eksklusif The Fact, banyak artis di bawah label One Hundred, termasuk INB100 dan Big Planet Made, belum menerima pembayaran penyelesaian yang seharusnya mereka terima. Keterlambatan ini menimbulkan pertanyaan tentang transparansi manajemen perusahaan terhadap artisnya.

Ket. Foto: CBX (Chen, Baekhyun, Xiumin) — Sumber: Tangkapan Layar

The Boyz, yang bernaung di bawah label One Hundred, dilaporkan berhak menerima sekitar 1 miliar won, setara dengan Rp11,6 miliar. Jumlah ini seharusnya dibayarkan sebagai bagian dari kontrak penyelesaian yang belum direalisasikan.

Sementara itu, CBX yang berada di bawah naungan INB100 memiliki hak finansial yang berbeda. Baekhyun berhak menerima sekitar 1 miliar won, sedangkan Chen dan Xiumin masing-masing berhak menerima ratusan juta won, yang jika dijumlahkan lebih dari Rp1 miliar.

Taemin dari Shinee dilaporkan berhak menerima jumlah yang jauh lebih besar dibandingkan anggota lainnya. Pembayaran yang tertunda ini diperkirakan mencapai lebih dari 1 miliar won Korea atau sekitar Rp11,6 miliar.

Sebelumnya, The Fact telah melaporkan adanya manajemen mencurigakan oleh CEO One Hundred Label, Cha Ga Won. Laporan tersebut menyoroti pengeluaran perusahaan yang dinilai absurd, termasuk biaya pakaian dan pembayaran di muka yang tampak tidak proporsional.

Laporan keuangan perusahaan pada 2024 memperlihatkan kondisi yang memprihatinkan. Kewajiban finansial One Hundred jauh melebihi aset yang mereka miliki, yang menimbulkan kekhawatiran soal kemampuan membayar hak artis.

Kasus ini menambah daftar kontroversi terkait hak finansial artis K-pop di bawah agensi besar. Penundaan pembayaran ini dianggap sebagian pengamat sebagai indikasi masalah manajemen internal yang serius.

Selain itu, publik dan penggemar artis mulai menuntut klarifikasi dari One Hundred. Mereka meminta agar hak-hak artis segera diselesaikan agar tidak merugikan karier dan reputasi para idola.

Situasi ini juga memunculkan pertanyaan lebih luas tentang transparansi keuangan di industri hiburan Korea. Banyak pihak menilai perusahaan harus lebih bertanggung jawab terhadap hak artis dan menyelesaikan pembayaran tanpa menunda lebih lama.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari CEO One Hundred terkait jadwal pembayaran yang tertunda. Kasus ini dipantau ketat oleh media dan penggemar, terutama mengingat jumlah uang yang cukup besar dan artis papan atas yang terlibat.

  • Kondisi Keuangan One Hundred
  • Agensi One Hundred

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.