Napak Tilas Karier Mentereng Diding Boneng, Dari Era Keemasan Warkop hingga Rumahnya Roboh Diterjang Hujan

Selasa, 30 Des 2025, 14:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama Diding Boneng pernah menjadi bagian tak terpisahkan dari ingatan penikmat film komedi Indonesia, khususnya pada era 1980-an hingga 1990-an.

Sosoknya dikenal luas sebagai aktor pendukung yang selalu berhasil mencuri perhatian lewat peran-peran unik, lucu, dan khas. Namun, di balik kejayaan masa lalu itu, kehidupan Diding Boneng kini berjalan jauh dari sorotan, bahkan dikejutkan dengan kabar rumahnya roboh akibat hujan deras.

Ket. Foto: — Sumber: Kolase foto Instagram

Awal Karier

Diding Boneng mengawali perjalanan seninya dari panggung teater pada tahun 1973. Dunia teater menjadi fondasi kuat yang membentuk kemampuan aktingnya, terutama dalam memainkan karakter-karakter yang ekspresif dan berlapis.

Setelah hampir satu dekade berkecimpung di teater, ia mulai merambah dunia film pada sekitar tahun 1980, sebuah langkah besar yang mengantarkannya ke puncak popularitas.

Masa kejayaan Diding Boneng tak bisa dilepaskan dari fenomena film-film Warkop DKI. Namanya melejit berkat kemunculan rutin dalam berbagai judul populer seperti Godain Kita Dong, Mana Bisa Tahan, hingga Bisa Naik Bisa Turun.

Meski bukan pemeran utama, kehadirannya selalu meninggalkan kesan mendalam. Dengan ciri khas gigi tonggos dan mimik wajah yang kuat, Diding kerap memerankan karakter hansip, petugas, atau sosok antagonis lucu yang justru menjadi pemantik tawa penonton.

Peran-peran tersebut menjadikannya simbol komedi di masa keemasan perfilman Indonesia. Diding Boneng dikenal piawai menghidupkan karakter sederhana namun memorable, membuktikan bahwa aktor pendukung pun bisa memiliki tempat istimewa di hati publik. Aktingnya yang natural dan spontan membuatnya dikenang lintas generasi.

Hidup Sederhana

Seiring berjalannya waktu, sorotan kamera mulai menjauh. Diding Boneng memilih menjalani kehidupan yang lebih tenang dan sederhana. Kini, ia menetap di pinggiran Jakarta, tepatnya di kawasan Bekasi, agar lebih dekat dengan aktivitasnya sebagai pengajar teater.

Mengajar menjadi cara baginya untuk tetap aktif, menjaga kewarasan pikiran, sekaligus berbagi ilmu dengan generasi muda. Baginya, teater bukan sekadar pekerjaan, melainkan bagian penting dari hidup.

Namun, kabar duka datang ketika kediaman lamanya di kawasan Matraman Dalam, Menteng, Jakarta Pusat, roboh akibat hujan deras pada Minggu malam, 28 Desember 2025. Rumah seluas sekitar 250 meter persegi itu ambruk saat Diding sedang berada di luar, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Peristiwa tersebut seolah menjadi potret kontras perjalanan hidup Diding Boneng. Dari gemerlap layar lebar hingga ujian hidup di usia senja, ia tetap berdiri dengan kesederhanaan dan kecintaannya pada seni. Diding Boneng mungkin telah jauh dari panggung popularitas, namun jejaknya di dunia komedi Indonesia akan selalu dikenang.***

  • Diding Boneng

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.