HYBE Dituding Korbankan Danielle Keluar dari NewJeans dan Ador, Balas Dendam?

Senin, 29 Des 2025, 12:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Industri KPop kembali diguncang kabar panas, pada 28 Desember 2025, sejumlah laporan media mengungkap HYBE diduga mengambil langkah ekstrem dengan memutus kontrak eksklusif Danielle, salah satu anggota NJZ (NewJeans), akibat dugaan pelanggaran kontrak.

Keputusan didepaknya Danielle ini sontak memicu gelombang kontroversi dan tanda tanya besar di kalangan penggemar maupun pelaku industri hiburan Korea.

Seorang sumber internal anonim menyebutkan HYBE tengah menyiapkan pengumuman resmi terkait kembalinya aktivitas Hanni dan Minji. Namun di saat yang sama, Danielle justru dikabarkan akan menerima sanksi paling berat, termasuk pemutusan kontrak secara sepihak.

Ket. Foto: Danielle. — Sumber: Koreaboo

Informasi ini membuat publik bertanya-tanya, mengapa hanya Danielle yang menjadi sasaran?

Secara hukum, pelanggaran kontrak yang dilakukan satu anggota dalam sebuah grup biasanya berpotensi menyeret seluruh anggota ke dalam konsekuensi yang sama. Namun, keputusan HYBE yang terkesan selektif justru memicu kritik tajam.

Banyak pihak menilai langkah tersebut berbau “retaliatory contract termination” atau pemutusan kontrak sebagai bentuk pembalasan, bukan murni penegakan aturan.

Sejumlah pakar hukum pun angkat suara. Mereka menilai keputusan ini bisa menjadi bumerang bagi HYBE sendiri, terutama mengingat pernyataan perusahaan beberapa waktu lalu.

Setelah memenangkan gugatan pada Oktober untuk mengonfirmasi keabsahan kontrak NJZ, HYBE secara terbuka berjanji akan melanjutkan aktivitas grup tersebut. Bahkan, mereka menegaskan bahwa seluruh persiapan, termasuk perilisan album penuh, telah rampung.

“Jika HYBE kini mengambil tindakan yang bertentangan dengan komitmen sebelumnya, hal itu berpotensi melemahkan posisi mereka secara hukum,” ujar salah satu ahli hukum hiburan.

Ia menambahkan perlakuan yang tidak konsisten terhadap anggota grup dapat digunakan sebagai bukti yang merugikan ketika pengadilan menilai ada atau tidaknya pelanggaran kepercayaan.

Pakar hukum lain juga menyoroti keputusan selektif seperti ini bisa memperkuat narasi Danielle dijadikan kambing hitam di tengah konflik internal yang lebih besar. Dalam industri yang sangat bergantung pada citra publik, tudingan semacam ini jelas berisiko tinggi.

Di sisi lain, aktivitas Danielle belakangan ini juga disebut-sebut menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Meski detailnya belum diungkap secara jelas, rumor tersebut semakin memperkeruh suasana dan memicu spekulasi liar di media sosial.

Hingga kini, HYBE belum mengeluarkan pernyataan resmi yang menjelaskan secara rinci alasan di balik dugaan pemutusan kontrak ini. Publik pun menanti kejelasan, apakah ini murni penegakan kontrak, atau justru awal dari krisis kepercayaan terbesar HYBE terhadap salah satu grup paling berpengaruh generasi ini?

  • HYBE
  • NewJeans

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.