Pengumuman mundurnya kantor hukum Persia & Co dari kasus Inara Rusli disampaikan Marissya Icha melalui akun YouTube Intens Investigasi. Dalam pernyataannya, Marissya Icha secara tegas menyampaikan bahwa kerja sama antara pihaknya dan Inara Rusli telah berakhir.
âKami kantor hukum Persia & Co pamit menarik diri tidak lagi sebagai penasihat hukum Ina Idola Rusli,â ujar Marissya Icha dalam pernyataan tersebut.
Marissya Icha kemudian menjelaskan alasan di balik keputusan mundur tersebut. Menurutnya, keputusan ini diambil karena sudah tidak adanya kecocokan antara kedua belah pihak.
Ia menyebut bahwa arah dan pandangan yang sebelumnya dijalani bersama kini sudah tidak lagi sejalan.
âSudah tidak sejalan, sudah tidak ada lagi kecocokan,â kata Marissya Icha kembali menegaskan alasan utama mundurnya kantor hukum yang ia pimpin.
Lebih lanjut, Marissya Icha menyampaikan bahwa proses hukum Inara Rusli kemungkinan besar akan tetap berlanjut dengan didampingi oleh kuasa hukum yang baru.
Ia memastikan bahwa mundurnya Persia & Co tidak menghentikan langkah hukum yang sedang berjalan.
âSelanjutnya mungkin akan dilanjutkan kembali dengan kuasa hukumnya yang baru,â tegas Marissya Icha.
Tak hanya menyampaikan pengunduran diri, Marissya Icha juga menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Wardatina Mawa. Permintaan maaf ini disampaikannya setelah keputusan untuk mundur sebagai kuasa hukum Inara Rusli diambil.
Marissya mengaku memahami perasaan Mawa yang terluka atas berbagai situasi yang terjadi.
âAku mau minta maaf dulu pada pihak Mawa karena aku mengetahui sakitnya perasaan kamu tapi aku harus bicara pada dua perspektif,â ujar Marissya Icha.
Ia menjelaskan bahwa selama ini dirinya berusaha melihat permasalahan dari dua sudut pandang yang berbeda agar tetap bersikap adil.
Marissya Icha menambahkan bahwa dalam menangani perkara tersebut, ia harus mempertimbangkan sudut pandang perasaan Wardatina Mawa di satu sisi, dan di sisi lain perasaan Inara Rusli yang menurutnya belum sepenuhnya diketahui oleh masyarakat luas.
âKita harus berpikir satu, sudut pandang perasaan Mawa dan yang satu lagi sudut pandang perasaan Inara yang belum banyak diketahui masyarakat kan,â sambungnya.
Marissya Icha juga menanggapi pertanyaan terkait sikap Inara Rusli yang dinilai tidak meminta maaf kepada Wardatina Mawa saat konferensi pers. Menurut Marissya, hal tersebut kemungkinan terjadi bukan karena unsur kesengajaan.
âMungkin lupa,â pungkasnya singkat.
Di sisi lain, Marissya Icha sendiri sempat menjadi sasaran hujatan warganet setelah membela Inara Rusli secara terbuka. Gelombang kritik yang datang dari publik membuatnya mengambil langkah untuk menutup kolom komentar di akun Instagram pribadinya, setelah diserbu berbagai komentar dari warganet.