- Home
-
- Entertainment
-
- Ammar Zoni Ungkap Dugaan...
Ammar Zoni Ungkap Dugaan Perlakuan Keji Saat Diinterogasi Petugas, Diintimidasi Hingga Disetrum
Jum'at, 19 Des 2025, 09:30 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Aktor Ammar Zoni membuat pengakuan mengejutkan dalam sidang perkara dugaan peredaran narkoba yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Dalam persidangan tersebut, ia menyampaikan bahwa dirinya mengalami perlakuan tidak manusiawi selama proses interogasi oleh aparat penegak hukum.
Mantan suami Irish Bella itu mengaku mendapat tekanan fisik dan mental, mulai dari pemukulan hingga penyetruman, demi memaksanya memberikan pengakuan.
Sidang yang berlangsung pada Kamis (17/12/2025) itu beragenda pemeriksaan keterangan saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Salah satu saksi yang memberikan kesaksian adalah Eka Karjareja, petugas keamanan Rumah Tahanan Salemba.
Dalam keterangannya, Eka menyebut bahwa dirinya menerima perintah untuk melakukan penggeledahan, yang kemudian berujung pada ditemukannya barang bukti berupa sabu-sabu di sel yang ditempati Ammar Zoni.
Eka juga menjelaskan bahwa saat penggeledahan dilakukan, Ammar tidak melakukan perlawanan dan langsung diamankan oleh petugas. Namun, keterangan tersebut dibantah keras oleh Ammar Zoni di hadapan majelis hakim. Ia menyatakan bahwa dirinya tidak berada di lokasi saat barang bukti ditemukan dan sudah lebih dulu dibawa ke bagian depan rutan.
Bantahan Ammar Zoni
Ammar menegaskan bahwa sabu-sabu yang disebut sebagai barang bukti tersebut bukan miliknya. Ia juga membantah seluruh kronologi yang disampaikan saksi dari pihak rutan. Menurutnya, proses hukum yang ia jalani penuh dengan tekanan yang membuatnya berada dalam kondisi tertekan secara psikologis.
Dalam persidangan, pihak kepolisian sempat memutar sebuah rekaman video yang berisi pengakuan Ammar terkait dugaan keterlibatannya dalam peredaran narkoba di dalam rutan.
Namun, Ammar kembali membantah isi pernyataan dalam video tersebut. Ia mengaku pengakuan itu disampaikan bukan secara sukarela, melainkan akibat tekanan dan intimidasi yang dialaminya.
Ammar secara terbuka mengungkap bahwa dirinya dan lima terdakwa lainnya mengalami perlakuan keras selama pemeriksaan. Ia menyebut adanya tindakan penyetruman, pemukulan, serta tekanan psikologis agar mereka mengakui perbuatan yang dituduhkan. Dalam ruang sidang, Ammar menegaskan bahwa kondisi tersebut membuatnya terpaksa berbicara di bawah paksaan.
Ia bahkan meminta majelis hakim untuk menghadirkan rekaman CCTV dari pihak rutan pada tanggal 3 Januari sebagai bukti pendukung atas pernyataannya. Menurut Ammar, rekaman tersebut akan menunjukkan secara jelas bagaimana dirinya dan terdakwa lain diperlakukan saat proses interogasi berlangsung.
âCCTV tidak akan berbohong,â tegas Ammar di hadapan majelis hakim, seraya berharap kebenaran dapat terungkap secara transparan melalui bukti visual yang ada.
Pengakuan tersebut pun menambah sorotan publik terhadap proses hukum yang tengah ia jalani, sekaligus memunculkan pertanyaan besar terkait prosedur interogasi yang dilakukan aparat.***
- Ammar Zoni
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.