Aji Darmaji mengungkapkan bahwa dirinya telah mengetahui lokasi Sherly saat ini. Informasi tersebut ia peroleh langsung dari pesan yang dikirimkan Sherly kepadanya.
Dalam pesan tersebut, Sherly menjelaskan kondisi dirinya dan meminta agar Aji Darmaji tidak merasa khawatir. Ia juga meminta agar keluarga tidak mencarinya terlebih dahulu.
âSekarang udah mulai ngabarin, âAbi tenang aja, sekarang aku lagi di rumah teman. Jangan cari duluâ,â ujar Aji Darmaji saat ditemui dalam acara Rumpi: No Secret, Selasa (16/12).
Menurut Aji Darmaji, Sherly juga menyampaikan keinginannya untuk memiliki waktu sendiri terlebih dahulu. Oleh karena itu, hingga saat ini Aji Darmaji mengaku belum banyak menanyakan alasan di balik kepergian Sherly dan mengapa ia sempat menghilang tanpa kabar.
Ia memilih menghormati permintaan sang anak sambung yang dinilainya sudah mulai dewasa dan memiliki cara berpikir sendiri.
âIni anak akan udah dewasa, anak ini berpikirnya seperti apa kita belum tahu, apa penyebabnya kita belum tanya karena belum bertemu,â lanjut Aji Darmaji.
Aji Darmaji menegaskan bahwa komunikasi terakhir yang ia lakukan dengan Sherly melalui aplikasi WhatsApp juga menyebutkan bahwa Sherly masih berada di rumah temannya.
Meski sudah memberikan kabar dan memastikan kondisinya baik-baik saja, Sherly hingga kini belum kembali pulang ke rumah.
âTerakhir di WA dia di rumah temannya. Sudah ngabarin, tapi belum pulang,â tegasnya.
Sebelumnya, Aji Darmaji mengaku sangat terkejut ketika mengetahui Sherly menghilang dan tidak memberikan kabar selama beberapa hari. Hal tersebut terasa semakin berat karena selama ini hubungan dan komunikasi antara dirinya dan Sherly terjalin dengan baik.
Aji Darmaji menyebut tidak pernah memiliki masalah serius dengan sang anak sambung.
Situasi tersebut membuat Aji Darmaji dilanda kepanikan dan kebingungan. Ia mengaku sempat mengalami tekanan mental akibat kondisi yang bertubi-tubi terjadi dalam keluarganya.
Kekhawatiran terhadap Sherly membuatnya sulit beristirahat dan terus memikirkan keselamatan sang anak.
âPaniklah, siapa yang nggak. Saya nggak bisa tidur. Pas ada kabar hati udah berbesar (tenang),â ungkap Aji Darmaji.
Lebih lanjut, Aji Darmaji membeberkan bahwa kondisi keluarga saat itu memang sedang tidak stabil. Selain Sherly yang belum pulang, salah satu anak kembar mereka sedang sakit, sementara keluarga juga masih berada dalam suasana duka karena peringatan 100 hari wafatnya Mpok Alpa.
âDua-duanya pikiran kacau, yang ini (si kembar) sakit, yang gede belum pulang, almarhum 100 hari,â pungkas Aji Darmaji.