Update Kasus Audio Hubungan Minor Kim Soo Hyun dan Kim Sae Ron, Benarkah Editan AI?

Selasa, 16 Des 2025, 13:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kasus dugaan rekaman audio yang menyeret nama aktor Korea Selatan Kim Soo Hyun kembali menjadi sorotan publik.

Layanan Forensik Nasional Korea Selatan atau National Forensic Service (NFS) mengonfirmasi kepada pihak kepolisian bahwa mereka tidak dapat memastikan apakah rekaman audio kontroversial tersebut dimanipulasi menggunakan teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI).

Ket. Foto: — Sumber: Kolase foto Instagram

Ketidakpastian ini disebut disebabkan oleh keterbatasan teknis dalam metode analisis yang tersedia saat ini.

Rekaman audio yang beredar luas di media sosial dan dirilis oleh sebuah saluran YouTube itu diklaim berisi percakapan yang merinci hubungan romantis antara Kim Soo Hyun dan mendiang aktris Kim Sae Ron ketika Sae Ron masih di bawah umur.

Klaim tersebut langsung memicu gelombang kritik, spekulasi, dan perdebatan publik, mengingat sensitivitas isu serta reputasi besar yang dimiliki Kim Soo Hyun di industri hiburan Korea.

Tidak Cukup Bukti Teknis

Melansir dari laman Naver, dalam pernyataan resminya kepada polisi, NFS menyebutkan bahwa meski telah dilakukan analisis forensik suara, tidak ada cukup bukti teknis yang dapat secara definitif membuktikan apakah rekaman tersebut merupakan suara asli atau hasil rekayasa AI.

Perkembangan teknologi deepfake audio yang semakin canggih menjadi salah satu tantangan utama dalam proses verifikasi tersebut.

Meski hasil pemeriksaan belum memberikan kesimpulan yang jelas, tim hukum Kim Soo Hyun tetap bersikukuh bahwa rekaman audio itu merupakan pemalsuan berbasis AI. Pihaknya menilai konten tersebut sengaja dibuat untuk mencemarkan nama baik sang aktor dan merusak reputasinya.

Atas dasar itu, Kim Soo Hyun secara resmi mengajukan gugatan pencemaran nama baik terhadap saluran YouTube yang pertama kali merilis rekaman tersebut ke publik.

Kuasa Hukum KSH Buka Suara

Kuasa hukum Kim Soo Hyun juga menegaskan bahwa kliennya tidak pernah menjalin hubungan dengan Kim Sae Ron saat yang bersangkutan masih di bawah umur.

Mereka menilai penyebaran rekaman yang belum terverifikasi kebenarannya sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap privasi dan etika jurnalistik, sekaligus berpotensi menyesatkan opini publik.

Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan penyelidikan masih terus berlanjut. Selain mengandalkan hasil analisis NFS, aparat kini melakukan pemeriksaan forensik lanjutan terhadap sejumlah perangkat digital milik Kim Sae Ron yang sebelumnya telah disita.

Pemeriksaan ini diharapkan dapat memberikan petunjuk tambahan, termasuk kemungkinan adanya data asli atau metadata yang berkaitan dengan rekaman audio tersebut.

Pihak berwenang menegaskan bahwa kesimpulan akhir akan disampaikan setelah seluruh proses investigasi rampung. Mereka juga meminta masyarakat untuk tidak menarik kesimpulan prematur dan menunggu hasil resmi penyelidikan.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat akan tantangan hukum dan etika di era AI, di mana batas antara konten asli dan rekayasa digital semakin sulit dibedakan.***

  • Kim Sae Ron
  • Kim Soo Hyun

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.