Apa Itu Pil KB Postinor? Diduga Dipakai Davina Karamoy Hingga Break Out Parah

Minggu, 14 Des 2025, 17:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Publik dikejutkan dengan isu jika artis cantik Davina Karamoy mengkonsumsi pil KB. Hal ini mencuat di tengah video viral wajahnya yang sedang berjerawat.

Diketahui pula jika isu tentang hubungan terlarangnya dengan mantan Menopra, Dito Ariotedjo memanas beberapa waktu lalu.

Ket. Foto: — Sumber: Kolase foto Instagram

Lantas, apa iytu pil KB postinor yang kini sedang ramai dibahas?

Pil KB Postinor, yang lebih dikenal masyarakat sebagai pil pagi setelah atau kontrasepsi darurat, merupakan salah satu metode pencegahan kehamilan yang digunakan setelah terjadi hubungan seksual tanpa pengaman atau ketika metode kontrasepsi lain mengalami kegagalan, seperti kondom bocor atau terlupa mengonsumsi pil KB rutin. 

Postinor bukanlah alat kontrasepsi yang digunakan secara harian, melainkan solusi darurat dalam situasi tertentu.

Postinor mengandung hormon levonorgestrel, yaitu jenis hormon progestin sintetis yang bekerja terutama dengan cara menunda atau menghambat ovulasi, yakni pelepasan sel telur dari ovarium.

Dengan tertundanya ovulasi, peluang sperma bertemu sel telur dapat diminimalkan. Penting untuk dipahami bahwa Postinor tidak bekerja sebagai obat penggugur kandungan.

Jika pembuahan sudah terjadi dan sel telur yang dibuahi telah menempel di dinding rahim, pil ini tidak akan menghentikan kehamilan yang sedang berlangsung.

Segera Diminum

Dari segi efektivitas, waktu konsumsi menjadi faktor paling krusial. Postinor paling efektif jika diminum sesegera mungkin setelah hubungan seksual berisiko.

Rentang waktu idealnya adalah dalam 12 hingga 72 jam (3 hari) setelah kejadian. Semakin cepat pil dikonsumsi, semakin besar pula peluangnya untuk mencegah kehamilan.

Meski ada beberapa kontrasepsi darurat lain yang masih efektif hingga 120 jam (5 hari), Postinor secara umum direkomendasikan hanya untuk penggunaan maksimal 72 jam.

Ada beberapa hal penting yang perlu diketahui sebelum menggunakan Postinor. Pertama, Postinor bukan metode kontrasepsi rutin.

Penggunaan berulang tidak dianjurkan karena dapat mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh. Untuk pencegahan kehamilan jangka panjang, pil KB harian, IUD, implan, atau metode lain tetap menjadi pilihan yang lebih aman dan stabil.

Kedua, Postinor tidak memberikan perlindungan terhadap Infeksi Menular Seksual (IMS). Penyakit seperti HIV, gonore, klamidia, atau sifilis tetap berisiko menular meskipun seseorang telah mengonsumsi pil kontrasepsi darurat. Oleh karena itu, penggunaan kondom tetap penting untuk perlindungan ganda.

Ketiga, Postinor dapat menimbulkan efek samping, meski tidak semua pengguna mengalaminya.

Efek yang paling umum antara lain mual, sakit kepala, kelelahan, nyeri perut bagian bawah, serta perubahan siklus menstruasi. Haid berikutnya bisa datang lebih cepat atau justru terlambat dari jadwal normal.

Secara keseluruhan, Postinor merupakan solusi darurat yang efektif jika digunakan dengan tepat dan sesuai waktu.

Namun, pemahaman yang benar tentang fungsi, keterbatasan, dan efek sampingnya sangat penting agar tidak disalahgunakan dan tetap menjaga kesehatan reproduksi secara optimal.***

  • davina karamoy dan dito ariotedjo
  • Pil KB Postinor

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.