Melalui unggahan Instagram Stories yang diunggah Rabu (10/12), Tasya mengaku bahwa perjalanan menghadapi ujian hidup ini terasa sangat berat hingga hampir membuat dirinya menyerah.
Ia tidak menutupi bahwa masa-masa perceraian membawa beban mental yang besar dan menekan.
âAda momen di mana gue hampir nyerah, tapi satu hal yang bikin gue terus jalan adalah keyakinan bahwa semua ini sementara,â tulis Tasya dalam unggahannya.
Ia menjelaskan bahwa kesadaran bahwa segala hal, baik kebahagiaan maupun kesedihan, bersifat sementara membuatnya tetap mampu bertahan dari badai kehidupan yang tengah ia jalani.
Dalam penuturannya, Tasya mengingat bahwa masa bahagia yang pernah ia alami dalam hidup juga tidak berlangsung selamanya.
âTerus tiba-tiba inget waktu bahagia... dan saat itu pun ternyata hanya singgah. Jadi kalau yang indah aja bisa berlalu, yang sakit juga pasti punya waktunya,â lanjutnya.
Namun, dalam curhatan yang lebih jujur dan emosional, Tasya juga mengungkap bahwa ia sempat berada di titik terendah hingga hampir mengambil keputusan yang membahayakan hidupnya sendiri. Ia mengakui pernah berniat mengakhiri hidup dengan melompat dari genteng rumah karena tekanan yang begitu besar.
Untungnya, ia berhasil mengurungkan niat tersebut.
âNyerahnya as in memong udah mau lompat dr atas genteng.. chaos banget lah ya. Tapi Alhamdulillah udah berlalu,â ungkapnya.
Selain membahas kondisi mentalnya, Tasya juga menyentuh perubahan fisik yang menjadi sorotan publik setelah perceraiannya. Banyak warganet memperhatikan perubahan tubuhnya yang terlihat lebih berisi.
Tasya pun membenarkan bahwa berat badannya naik cukup signifikan dalam waktu singkat.
âBuat kalian yang concern sama berat badan aku, iya bener aku naik 8 kg dalam 2 bulan ini wkwk tapi udah tobat ini lagi diet gue brb kurusan dikit back to normal,â tutupnya.
Curahan hati Tasya Farasya ini menuai banyak simpati dari para penggemar dan warganet, yang berharap influencer tersebut bisa pulih sepenuhnya dari masa sulit yang ia hadapi pasca perceraian.