Bahaya Suntik Putih yang Bisa Berujung Kematian: Ketahui Risikonya Sebelum Terlambat

Rabu, 10 Des 2025, 07:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Tren suntik putih semakin populer di kalangan masyarakat, terutama mereka yang mendambakan kulit cerah secara instan tanpa proses perawatan jangka panjang.

Dengan harga yang semakin terjangkau dan promosi yang gencar, banyak orang tergiur untuk mencobanya. Namun, di balik hasil cepat yang ditawarkan, suntik putih menyimpan risiko besar bagi kesehatan, bahkan dapat berujung pada kematian.

Ket. Foto: — Sumber: Freepik

Tak Semua Kandungan Bahan Aman

Suntik putih umumnya mengandung zat seperti glutathione, vitamin C dosis tinggi, kolagen, hingga berbagai campuran bahan lain yang diklaim mampu mencerahkan kulit.

Padahal, tidak semua bahan tersebut aman untuk disuntikkan ke dalam tubuh, apalagi jika dilakukan tanpa pengawasan medis yang kompeten. Salah satu bahaya paling serius berasal dari kandungan glutathione dosis besar yang dapat menghambat produksi melanin.

Mekanisme ini mungkin memberi efek kulit lebih terang, tetapi dapat mengganggu fungsi alami tubuh dan merusak organ vital bila kadarnya berlebihan.

Klinik Bodong

Selain itu, banyak suntik putih yang beredar dilakukan di klinik tidak resmi atau oleh tenaga non-medis. Campuran bahan suntikan sering kali tidak jelas asal-usulnya, bahkan ada yang menggunakan produk ilegal yang tidak memiliki izin edar. P

enggunaan jarum suntik yang tidak steril juga meningkatkan risiko infeksi berat seperti HIV, hepatitis, dan infeksi bakteri berbahaya yang dapat memicu sepsis.

Dalam kasus tertentu, suntikan langsung ke pembuluh darah dapat menyebabkan reaksi anafilaksis, yaitu alergi hebat yang dapat membuat penderitanya tidak bernapas hingga akhirnya meninggal.

Deretan Risiko

Bahaya lain yang jarang dibicarakan adalah kerusakan ginjal dan hati. Organ-organ ini bekerja keras menyaring zat asing yang masuk ke tubuh. Kandungan glutathione dan vitamin C dalam dosis ekstrem bisa membebani organ hingga terjadi gagal ginjal atau gagal hati.

Bahkan pada orang yang sebelumnya sehat, kerusakan organ dapat berkembang cepat bila suntikan dilakukan berulang untuk mempertahankan efek cerah.

Fakta bahwa efek suntik putih hanya bersifat sementara justru memperbesar risikonya. Banyak pengguna menjadi ketergantungan dan terus mengulangi prosedur tanpa menyadari bahwa tubuh setiap kali dipaksa menerima zat berlebihan. Dalam jangka panjang, risiko kumulatifnya bisa berujung fatal.

Sebelum memutuskan melakukan suntik putih, ada baiknya mempertimbangkan konsekuensinya secara matang. Tidak ada standar kecantikan yang sebanding dengan kehilangan kesehatan, bahkan nyawa.

Jika ingin merawat kulit, pilihan yang lebih aman seperti pola hidup sehat, skincare yang tepat, serta konsultasi dengan dokter kulit merupakan jalan terbaik. Ingat, kecantikan sejati bukan hanya terlihat dari warna kulit, tetapi dari tubuh yang sehat dan terawat. ***

  • Bahaya Suntik Putih

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.