Yuni Shara Kecewa, Bantuan Beras untuk Korban Banjir Sumatera Rusak Imbas Dilempar dari Helikopter

Rabu, 03 Des 2025, 12:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Bencana banjir yang melanda sebagian besar wilayah Sumatera kembali menjadi sorotan publik, tak terkecuali kalangan artis.

Salah satu kejadian yang mencuri perhatian terjadi di Tapanuli Utara (Taput), di mana para korban banjir harus mengumpulkan beras yang berserakan di tanah setelah dijatuhkan dari helikopter.

Ket. Foto: Yuni Shara — Sumber: Instagram/yunishara36

Insiden ini terjadi karena kemasan beras yang dijatuhkan dari udara pecah saat mendarat, sehingga isinya berhamburan. Kondisi ini memaksa para ibu untuk menampung beras menggunakan baju mereka demi memastikan bahan pangan tetap bisa dikonsumsi.

Sementara itu, para pria terlihat bekerja sama dengan gotong royong, mengumpulkan bantuan makanan ke sebuah terpal agar kemudian bisa dibagikan kembali kepada para korban banjir.

Keadaan ini memicu rasa geram sekaligus prihatin di kalangan artis. Penyanyi Yuni Shara, dalam kolom komentar unggahan video di akun Instagram @bknmedan_, menuliskan, "Niat bantu opo enggak sih?" yang menunjukkan kekecewaannya terhadap cara penyaluran bantuan tersebut.

Selain itu, aktris Bella Saphira juga mengungkapkan kesedihannya, "Oh Tuhan, tolong kasihani kami. Aku enggak bisa melihat begini," sambil menambahkan emoji marah untuk menegaskan perasaannya.

Tidak ketinggalan, content creator Adi Syahreza menyayangkan metode penyaluran bantuan yang menurutnya tidak manusiawi.

"Kan ada yang namanya 'PERASUT', bukan dilempar gitu," ujarnya, menekankan bahwa ada cara yang lebih aman untuk menyalurkan logistik dari udara.

Menanggapi sorotan tersebut, Ketua Harian Posko Darurat Bencana Pemprov Sumut, Basarin Yunus Tanjung, menjelaskan bahwa metode airdrop dilakukan karena banyak desa pedalaman yang tidak memiliki akses darat.

Ia menegaskan bahwa dropping bantuan merupakan bagian dari standar operasional prosedur (SOP) darurat agar masyarakat tetap menerima logistik meski sebagian paket mengalami kerusakan.

Basarin juga menyampaikan bahwa Pemprov Sumut berkomitmen untuk memperbaiki mekanisme distribusi bantuan di masa mendatang. Namun, langkah penyaluran melalui helikopter tetap dianggap perlu agar korban banjir segera memperoleh perbekalan yang mendesak.

Menurutnya, prioritas utama saat kondisi darurat adalah memastikan bantuan sampai ke tangan masyarakat secepat mungkin, meski ada kendala teknis yang tidak bisa dihindari.

Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya koordinasi dan inovasi dalam penanganan bencana, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau.

Publik dan artis pun tetap menyoroti pentingnya kehumanisan dalam distribusi bantuan, agar tidak hanya cepat tetapi juga layak diterima oleh masyarakat yang terdampak.

  • Yuni Shara
  • Bantuan Beras Korban Banjir Sumatera

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.