Marulita Sianturi, kuasa hukum Nikita Mirzani, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mencabut gugatan yang tengah bergulir. Ia menegaskan bahwa tim hukum Nikita akan tetap berjuang untuk membeberkan bukti-bukti terkait gugatan tersebut.
âKali ini bakal mencabut? Tidak mencabut. Sudah pasti tidak. Kita gas terus. Kita fight terus!â tegas Marulita saat ditemui di PN Jakarta Selatan, Selasa (2/12).
Pernyataan senada datang dari pihak Reza Gladys. Surya Batubara, kuasa hukumnya, menyatakan bahwa kliennya siap menghadapi Nikita Mirzani di persidangan selanjutnya.
âKalau sudah melawan hukum, apalagi mau dimohonkan kepada kita? Kecuali dia minta maaf kepada kita. Ya. Kalau tidak, ya kita perang!â ujar Surya Batubara tegas.
Ia juga mengingatkan agar pihak Nikita tidak lagi mencabut gugatan.
âKami ingatkan kembali sekali lagi kepada penggugat, ini pengadilan. Hargai pengadilan, bertanggung jawab atas gugatan. Mohon supaya jangan dicabut lagi,â sambungnya.
Marulita juga menegaskan bahwa putusan pidana yang dijatuhkan terhadap Nikita dan Ismail Marzuki belum inkrah, sehingga masih memungkinkan terjadi perubahan.
âPenting buat mereka ketahui, putusan pidananya Nikita dan Ismail Marzuki adalah putusan yang belum inkrah. Artinya masih bisa terjadi perubahan, masih besar adanya perubahan terhadap putusan itu,â jelas Marulita.
Sementara itu, kuasa hukum Reza Gladys, Darsono Edo, menegaskan bahwa pihaknya siap menghadirkan bukti dan saksi untuk mendukung kasus kliennya di persidangan.
âTinggal masing-masing kita perkuat bukti dan saksi. Artinya kalau nanti bukti dan saksi kita bisa mendukung, memperkuat, ya nanti kita bisa diuji lah bersama majelis hakim,â ucap Darsono.
Agenda sidang pekan depan akan dimulai dengan pembacaan laporan mediasi gagal, diikuti dengan pembacaan gugatan oleh Majelis Hakim.
Dengan kegagalan mediasi ini, perseteruan hukum antara Nikita Mirzani dan Reza Gladys diprediksi akan berjalan sengit, mengingat nilai gugatan yang fantastis dan posisi masing-masing pihak yang saling menegaskan tidak akan mundur.
Kasus ini menjadi sorotan publik, terutama karena nominal gugatan yang mencapai Rp200 miliar serta dinamika sengit antara selebriti dan kuasa hukum masing-masing.
Sidang pekan depan dipastikan menjadi momen penting untuk menentukan langkah hukum kedua pihak ke depannya.