Cari Suami Kaya, Kisah Wanita 8 Tahun Kencan dengan 300 Pria, Standar Tinggi Tapi Jodoh Tak Kunjung Datang
Selasa, 25 Nov 2025, 11:15 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Di era modern ketika waktu semakin sempit dan kesempatan bertemu calon pasangan makin terbatas, kencan buta sering dianggap solusi instan untuk menemukan cinta.
Namun bagi seorang wanita Jepang bernama Nushi, aktivitas itu bukan sekadar cara mencari pasangan, melainkan perjalanan panjang penuh drama yang kini menghebohkan publik.
Betapa tidak, selama delapan tahun terakhir ia sudah menjalani kencan buta dengan lebih dari 300 pria, namun tetap belum menemukan pasangan yang sesuai harapan.
Nushi, kini berusia awal 30an tahun, berasal dari wilayah Chubu, Jepang. Perjalanan cintanya yang tak kunjung berhasil ini menjadi viral karena keteguhannya mengejar standar pasangan ideal.
Kisahnya dimulai ketika ia masih berusia 22 tahun. Melihat teman-teman seangkatannya satu per satu meninggalkan status lajang, Nushi merasa harus ikut berusaha menemukan jodoh sebelum terlambat.
Ia pun mulai bergabung dengan berbagai situs perjodohan dan menerima tawaran kencan dari mak comblang, hingga kini berani secara terang-terangan membuka lamaran lewat media sosial.
Awalnya, kriteria pasangan yang ia inginkan sangat sederhana. Ia hanya berharap menemukan pria yang bisa diajak berbicara dengan nyaman, soal penghasilan, usia, dan latar belakang bukan hal besar baginya kala itu.
Namun seiring berjalannya waktu, ekspektasinya justru melonjak drastis. Pengalaman bertemu ratusan pria membuatnya semakin yakin ia ingin pasangan yang memenuhi standar tertentu.
Kini, daftar kriterianya nyaris setara dengan checklist karakter drama Korea, lebih muda darinya, tampan, tinggi, lulusan universitas ternama, dan berpenghasilan minimal 10 juta yen per tahun atau setara lebih dari Rp1 miliar.
Padahal, Nushi sendiri mengaku hanya berpenghasilan sekitar 3 juta yen setahun. Ia menyebut dirinya wanita biasa, tapi tidak menurunkan standar.
Dahulu, ia menyukai pria yang lebih tua karena mencontoh ayahnya yang tujuh tahun lebih tua dari ibunya. Kini ia justru berpendapat pria muda lebih terasa cocok, sebuah perubahan yang ia ungkapkan sambil tertawa ringan.
Selama mengikuti ratusan kencan, penolakan demi penolakan sudah menjadi teman akrabnya. Banyak pria menilai Nushi terlalu fokus mencari suami ideal sehingga terkesan berburu.
Ada pula yang menuduh ia sekadar hobi kencan tanpa tujuan jelas. Bahkan sebagian pria mempertanyakan niatnya menikah atau punya anak.
Meski begitu, Nushi justru menikmati proses panjang tersebut. Baginya, kencan bukan sekadar upaya mencari pasangan, melainkan pengalaman hidup yang memperkaya pandangan dan cerita-cerita baru. Ia mengaku sudah merogoh kocek sekitar 3 juta yen hanya untuk mengikuti rangkaian perjodohan ini.
âBertemu orang-orang baru itu seru,â ujar Nushi.
âKalau aku hanya bekerja terus, ada banyak hal yang tidak akan pernah kutahu,â lanjutnya.
Walau jodoh impian belum juga datang setelah 300 kali pertemuan, semangat Nushi tidak padam.
Perjalanannya menjadi cermin standar tinggi tidak selalu memudahkan, tetapi kisahnya jelas membuat banyak orang penasaran dan ikut mengikuti perkembangan hidup percintaannya.
- cari jodoh
- kencan buta
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.