Gen Z Kecanduan Jamu! 5 Ramuan Tradisional Ini Jamin Bikin Tubuh Makin Kuat, Cobain Sekarang!

Senin, 24 Nov 2025, 19:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Fenomena jamu tradisional kembali menguasai linimasa, khususnya para Gen Z! 

Tanpa diduga, minuman herbal yang dulu identik dengan emak-emak keliling kini menjelma jadi gaya hidup anak muda. 

Ket. Foto: Ilustrasi jamu tradisional. — Sumber: Freepik

Gen Z bukan cuma minum, tapi memamerkan momen menikmati jamu sebagai simbol self-care sekaligus bentuk healing setelah hari panjang yang melelahkan.

Di berbagai platform media sosial, video orang menyeruput jamu sepulang kerja mendadak viral. 

Jamu kini bukan sekadar minuman warisan nenek moyang, tapi naik kelas menjadi bagian dari lifestyle sehat yang tren-nya menggila. 

Rasanya yang khas, aroma rempah yang menenangkan, dan manfaatnya yang beragam membuat jamu digandrungi berbagai usia.

Dari beberapa sumber, berikut lima jamu tradisional yang paling sering dicari dan diklaim penuh manfaat. 

1. Beras Kencur: Si Manis Penyegar Badan

Beras kencur punya rasa manis yang bikin siapa pun ketagihan. Terbuat dari kencur, asam jawa, gula pasir, hingga gula mewah, ramuan ini dikenal dapat menambah nafsu makan dan membuat tubuh lebih segar. 

Sifat analgesiknya membantu meredakan pegal, sementara kandungan kurkuminnya, menurut jurnal Reswara (2024), berpotensi menurunkan peradangan dan stres oksidatif. 

Cocok diminum saat tubuh lagi drop dan butuh dorongan energi instan.

2. Brotowali: Si Pahit Pembasmi Lelah

Dijuluki pahitan, brotowali memang punya rasa ekstrem, tapi jangan salah, khasiatnya tidak main-main. 

Jurnal Kedokteran Universitas Lampung (2015) mengungkap tanaman ini mengandung alkaloid barberin dan columina yang bersifat antibakteri. 

Ada pula pikroretin yang memberi sensasi pahit sekaligus merangsang kerja saraf. Jamu ini dipercaya melancarkan pernapasan dan membantu melawan virus.

3. Kunyit Asam: Primadona Wanita Setiap Bulan

Terbuat dari kunyit parut dan asam jawa, jamu ini terkenal ampuh meredakan nyeri haid. 

Indonesian Journal of Midwifery (IJM) membuktikan konsumsi rutin kunyit asam dapat menurunkan intensitas nyeri menstruasi. 

Selain itu, kurkumin di dalamnya membantu detoks tubuh, meningkatkan stamina, dan menjaga energi tetap stabil.

4. Gepyokan: Racikan Daun Seribu Manfaat

Gepyokan merupakan campuran berbagai dedaunan seperti beluntas, katuk, daun jambu, simbolkan, hingga daun sinom. Semua ditumbuk hingga menghasilkan sari yang segar dan penuh khasiat. 

Banyak resep menambahkan jahe, kencur, temulawak, atau gula aren. Rasanya unik, manis, asam, sekaligus herbal. 

Menurut ejournal UNISMA (2024), jamu ini juga baik untuk mendukung produksi ASI.

5. Temulawak: Si Rimpang Super Anti Radang

Mirip kunyit tapi lebih besar, temulawak adalah herbal yang kaya kurkuminoid, minyak atsiri, protein hingga mineral, berdasarkan studi UNSRAT (2018). 

Dicampur dengan asam jawa, gula aren, daun pandan, dan jinten, jamu temulawak sering diminum untuk menjaga pencernaan, antibakteri, antijamur, hingga mendukung fungsi hati.

  • Jamu
  • Jamu Tradisional

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.