Cancel Culture Inara Rusli Mulai Terasa, Sejumlah Brand Mengaku 'Ogah' Kerja Sama?

Senin, 24 Nov 2025, 18:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Isu dugaan perselingkuhan yang menyeret nama Inara Rusli belakangan ini tampaknya mulai memberi efek panjang pada karier profesionalnya di dunia hiburan dan komersial. 

Publik yang sebelumnya memandang Inara sebagai ikon perempuan bangkit pascacerai, kini justru berbalik mempertanyakan citra tersebut setelah rumor perselingkuhan dengan seorang laki-laki beristri mencuat di media sosial.

Ket. Foto: — Sumber: Kolase Foto Instagram

Dalam atmosfer cancel culture yang semakin kuat di era digital, respons masyarakat berujung pada boikot serta tekanan kepada brand yang pernah bekerja sama dengannya.

Dampak tersebut mulai terlihat dari sikap sejumlah brand fashion muslim yang secara terbuka mengeluarkan klarifikasi terkait hubungan kerja sama mereka dengan Inara. 

20251124142113_Screenshot_23.jpg

Salah satunya adalah Jamise Syari, yang dalam unggahan resmi menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah bekerja sama dengan Inara dalam bentuk Brand Ambassador maupun kolaborasi jangka panjang yang melibatkan pembagian keuntungan. 

Brand tersebut menjelaskan bahwa satu-satunya kerja sama yang pernah terjadi hanyalah endorsement pada Oktober 2025, dan kontennya diunggah pada 3 November 2025, jauh sebelum isu dugaan perselingkuhan mencuat.

Pernyataan ini menunjukkan keengganan pihak brand dikaitkan lebih lanjut dengan sosok Inara di tengah sorotan negatif publik.

Brand lain, Arsy Hijab, juga mengambil langkah serupa. Dalam klarifikasinya, pihak perusahaan menegaskan bahwa kerja sama mereka dengan Inara hanya sebatas endorsement singkat pada Oktober 2025 dan sudah selesai sebelum isu itu beredar. 

Mereka bahkan menegaskan bahwa satu-satunya Brand Ambassador resmi adalah Nyimas, bukan Inara.

Unggahan tersebut seolah menjadi sinyal tegas bahwa Arsy Hijab tidak ingin terseret narasi publik yang menuduh adanya hubungan kerja sama berkelanjutan dengan Inara.

Maraknya Cancel Culture Seleb 

Rentetan klarifikasi dari brand ini menunjukkan sebuah pol,: nama Inara mulai dihindari pelaku bisnis karena khawatir korelasi dengan kontroversi dapat menurunkan reputasi perusahaan.

Dalam dunia branding, citra tokoh publik sangat berpengaruh pada kepercayaan konsumen, terlebih untuk brand busana syar’i yang memiliki segmentasi pasar religius. 

Ketika figur yang digaet tiba-tiba dipandang publik bertentangan dengan nilai moral atau keislaman, risiko boikot konsumen meningkat drastis dan brand cenderung memilih menjauh.

Diketahui jika hal ini merujuk pada kontroversi yang sedang panas, yaitu dugaan perselingkuhan yang menyeret nama Inara Rusli dan pria bernama Insanul Fahmi, di mana istri sah melaporkan mantan istri Virgoun tersebut pada pihak kepolisian.***

  • Inara Rusli
  • Cancel Culture

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.