Viral di Medsos, Masker LED Ditegur karena Klaim Berlebihan soal Manfaat Kecantikan

Rabu, 12 Nov 2025, 08:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Masker LED yang belakangan viral di media sosial sebagai “alat ajaib” perawatan wajah di rumah kini tengah menjadi sorotan publik internasional.

Di Inggris, lembaga pengawas iklan resmi menegur beberapa merek masker LED karena dianggap membuat klaim berlebihan tentang manfaat kesehatan yang belum terbukti secara ilmiah.

Ket. Foto: Ilustrasi Masker LED — Sumber: Instagram/cellreturn.id

Masker LED rumahan umumnya bekerja dengan memancarkan cahaya merah, biru, atau kombinasi dari keduanya ke kulit. Di platform seperti TikTok dan Instagram, alat ini banyak dipromosikan oleh influencer maupun brand kecantikan sebagai solusi multifungsi mulai dari menghilangkan jerawat, meredakan rosacea, mengurangi garis halus, hingga membuat kulit tampak “lebih tenang dan cerah” hanya dalam hitungan minggu.

Namun, Advertising Standards Authority (ASA) di Inggris menilai sejumlah merek telah melampaui batas kewajaran dalam strategi pemasarannya. Dalam pernyataannya, ASA menegaskan bahwa masker LED tidak boleh dipasarkan seolah-olah sebagai alat medis, kecuali terdapat bukti klinis yang kuat dan kredibel yang mendukung klaim tersebut.

Akibatnya, beberapa iklan masker LED yang menyebut mampu mengobati berbagai kondisi kulit kini dilarang tayang. Lembaga tersebut mengingatkan bahwa meskipun tren perawatan diri di rumah (self-care) sedang meningkat, produsen tetap harus bertanggung jawab dalam menyampaikan manfaat produk agar tidak menyesatkan konsumen.

Di era modern, semakin banyak orang yang ingin memperoleh hasil perawatan kulit setara klinik tanpa harus datang ke dokter atau salon kecantikan. Karena itu, masker LED pun menjadi simbol gaya hidup baru: “perawatan sambil rebahan.”

Meski begitu, para ahli dermatologi mengingatkan bahwa masker LED memang bisa membantu memperbaiki tampilan kulit pada kasus ringan, tetapi bukan pengganti perawatan medis profesional. Alat ini tidak mampu menyembuhkan jerawat parah, rosacea berat, atau kondisi kulit kronis lainnya.

Klaim berlebihan justru bisa menimbulkan ekspektasi yang tidak realistis bagi pengguna dan berisiko membuat mereka menunda pengobatan ke dokter yang sebenarnya diperlukan.

Agar hasilnya tetap aman dan efektif, para ahli menyarankan agar pengguna:

  • Memastikan produk memiliki sertifikasi keamanan yang jelas.

  • Memilih merek yang mencantumkan panjang gelombang cahaya secara transparan.

  • Menghindari iklan yang menjanjikan hasil instan.

  • Memulai pemakaian dengan durasi singkat jika memiliki kulit sensitif.

  • Tetap konsultasi ke dokter kulit bila masalah tidak kunjung membaik.

Masker LED tetap bisa menjadi bagian dari rutinitas skincare modern yang menyenangkan, terutama bagi mereka yang ingin menikmati sensasi perawatan wajah di rumah.

Namun, penting untuk memahami bahwa manfaatnya memiliki batas, sehingga pengguna dapat menikmati hasilnya secara aman, realistis, dan bijak.

  • Masker LED Overclaim
  • Masker LED

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.