Cinta Berujung Maut: Dokter Bunuh Istri Demi Selingkuhan, Kejahatan Terungkap dari Chat
Rabu, 05 Nov 2025, 13:15 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Apa jadinya jika cinta yang seharusnya suci berubah menjadi motif pembunuhan? Kasus mengejutkan dari Bengaluru, India, ini menjadi contoh kelam bagaimana obsesi dan perselingkuhan bisa menuntun seseorang pada tindakan paling ekstrem, membunuh pasangannya sendiri.
Seorang dokter bedah bernama Dr. Mahendra Reddy yang berumur 32 tahun ditangkap polisi setelah diduga membunuh istrinya, Kruthika Reddy, demi perempuan lain yang disebut sebagai selingkuhannya.
Kasus ini terungkap bukan karena pengakuan langsung, melainkan dari chat digital yang ditemukan penyidik forensik. Dalam pesan yang dikirim melalui aplikasi pembayaran digital, Mahendra menulis dengan dingin, âAku membunuh istriku demi kamu.â
Pesan itulah yang menjadi kunci utama dalam membuka kasus yang semula disangka kematian alami.
Pembunuhan yang Direncanakan Matang
Melansir Hindustan Times dan NDTV, Mahendra disebut sudah lama merencanakan aksinya. Ia memanfaatkan profesinya sebagai dokter bedah untuk menutupi kejahatan yang dilakukannya.
Polisi mengungkap bahwa Kruthika selama ini memiliki gangguan lambung dan metabolisme, yang justru dijadikan celah oleh Mahendra untuk melakukan pembunuhan secara perlahan.
âIa tahu kondisi medis istrinya dan menggunakan keahliannya untuk mengeksploitasi hal itu,â ujar DCP Whitefield M. Parashuram.
Sang dokter diduga menyuntikkan obat bius (anestesi) ke tubuh Kruthika dalam dosis berlebih, dengan alasan sedang merawat sang istri di rumah keluarga korban di kawasan Marathahalli, Bengaluru.
Selama dua hari berturut-turut, Mahendra memberikan suntikan IV yang mengandung zat anestetik hingga akhirnya Kruthika meninggal dunia pada 23 April 2025.
Kecurigaan Sang Adik Menguak Kebenaran
Awalnya, keluarga Kruthika mengira kematian itu disebabkan oleh penyakit. Namun, Dr. Nikitha Reddy, adik korban yang juga seorang dokter, merasa ada kejanggalan dan mendesak dilakukannya autopsi.
Hasil pemeriksaan medis mengungkap fakta mengejutkan, penyebab kematian adalah gagal napas akibat overdosis obat bius.
Temuan itu membuat penyidik mengalihkan kasus dari dugaan kematian wajar menjadi pembunuhan berencana. Setelah enam bulan penyelidikan dan analisis digital forensik, polisi akhirnya menangkap Mahendra.
Selain itu, perempuan yang menerima pesan âaku membunuh istriku demi kamuâ juga telah diperiksa sebagai saksi kunci. Namun identitasnya belum diungkap ke publik, demi menjaga kerahasiaan penyidikan.
Kasus ini mengguncang publik India. Banyak yang tak percaya seorang dokter, profesi yang seharusnya menyelamatkan nyawa malah menyalahgunakan pengetahuan medisnya untuk mengakhiri hidup istrinya sendiri.
Kisah tragis ini menjadi pengingat bahwa cinta yang dikhianati bisa berubah menjadi racun, dan pengkhianatan bisa lebih mematikan daripada obat yang salah dosis.
- Kasus Pembunuhan
- perselingkuhan
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.