Dari Singkong ke Tebu, Petani Lampung Dapat Harapan Baru Lewat Program SGC

Jum'at, 31 Okt 2025, 09:05 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Sugar Group Companies (SGC) kembali melanjutkan program sosialisasi kemitraan tebu di Provinsi Lampung sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Pada pekan terakhir Oktober 2025, kegiatan sosialisasi ini digelar di dua lokasi, yakni Kecamatan Seputih Surabaya, Lampung Tengah, pada Selasa (28/10/2025), dan Kecamatan Dente Teladas, Tulang Bawang, pada Rabu (29/10/2025).

Ket. Foto: Istimewa — Sumber: SGC

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi titik ke-12 dan ke-13 dari seluruh pelaksanaan sosialisasi program kemitraan tebu SGC. Sebelumnya, kegiatan serupa telah diadakan di tujuh titik di Kabupaten Tulang Bawang Barat, empat titik di Tulang Bawang, dan dua titik di Lampung Tengah. Ke depan, perusahaan berencana memperluas jangkauan sosialisasi ke beberapa kecamatan lain di wilayah Lampung.

Acara ini turut dihadiri oleh pemilik Sugar Group Companies, Purwaty Lee Couhault, Wakil Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, S.E., M.Sos., serta jajaran pemerintah daerah, termasuk camat setempat, kepala kampung, dan ratusan petani dari berbagai desa di dua kecamatan tersebut.

Perwakilan SGC, Ir. Sulis Prapto, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah membantu petani yang terdampak penurunan harga singkong dengan menawarkan alternatif kemitraan tebu jangka panjang.

Program kemitraan yang berlaku selama sepuluh tahun ini diharapkan mampu memberikan kepastian pasar dan meningkatkan pendapatan petani secara berkelanjutan.

“SGC tidak hanya membuka peluang kerja sama, tetapi juga memberikan pendampingan kepada petani melalui pelatihan dan bimbingan teknis, mulai dari penanaman, perawatan, hingga pengelolaan panen,” ujar Sulis.

Ia menambahkan, budidaya tebu memiliki banyak keunggulan dibanding tanaman lainnya. Dalam satu kali tanam, petani dapat memperoleh hasil tiga hingga empat kali panen, dengan biaya produksi yang lebih efisien. Selain itu, kondisi iklim Lampung dinilai sangat mendukung pertumbuhan tebu berkualitas tinggi.

Dalam pola kemitraan ini, petani bertanggung jawab penuh atas pengolahan lahan dan panen, sementara hasilnya akan disalurkan ke pabrik pengolahan SGC sesuai dengan kesepakatan bersama. Melalui sistem ini, diharapkan petani dapat memperoleh pendapatan yang lebih stabil dan terjamin.

Sementara itu, Wakil Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, memberikan apresiasi terhadap langkah SGC dalam memperkuat sektor pertanian daerah. Menurutnya, program ini memberikan solusi nyata atas fluktuasi harga singkong yang selama ini menjadi keluhan utama petani.

“Program kemitraan ini menjadi peluang besar bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan secara berkelanjutan. Kami berharap para petani dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya,” ungkap Komang.

Melalui sosialisasi yang terus berlanjut, Sugar Group Companies berharap semakin banyak petani di Lampung yang bergabung dalam kemitraan tebu, sehingga mampu memperkuat sektor pertanian daerah, membuka lapangan kerja baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Provinsi Lampung.

20251031091939_WhatsApp-Image-2025-10-31-at-08.19.22.jpeg

  • Kemitraan Tebu SGC
  • SGC petani Lampung

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.