Profil Najelaa Shihab, Kakak Najwa Shihab yang Diduga Masuk Grup Nadiem Makarim, Ternyata Bukan Orang Sembarangan

Rabu, 29 Okt 2025, 15:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama Najelaa Shihab belakangan kembali menjadi sorotan publik setelah muncul dalam isu dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Dari perkara yang tengah diselidiki itu, terungkap adanya grup WhatsApp bernama “Mas Menteri Core Team” yang disebut-sebut berisi sejumlah nama dekat Menteri Pendidikan Nadiem Makarim.

Ket. Foto: Najeela Shihab — Sumber: Moeslimid

Salah satu nama yang diduga termasuk dalam grup tersebut adalah Najelaa Shihab, pendiri Sekolah Cikal dan sosok penting di dunia pendidikan Indonesia.

Profil

Najelaa sendiri bukanlah sosok baru dalam dunia pendidikan nasional. Ia adalah kakak dari jurnalis dan presenter terkenal, Najwa Shihab.

Lahir dan dibesarkan dalam keluarga yang memiliki tradisi intelektual kuat, Najelaa merupakan putri sulung dari Prof. M. Quraish Shihab, cendekiawan Muslim ternama, ahli tafsir Al-Qur’an, penulis, dan mantan Menteri Agama di Kabinet Pembangunan VII tahun 1998. 

Dalam banyak kesempatan, Najelaa sering menyebut bahwa nilai-nilai yang ia pegang dalam kehidupan dan pendidikan banyak dipengaruhi oleh ayahnya, yang ia panggil dengan sebutan “Abi”.

Najelaa tumbuh bersama empat saudara kandungnya: Najwa Shihab, Nasywa Shihab, Ahmad Shihab, dan Nahla Shihab. 

Keluarga ini dikenal luas sebagai keluarga yang memiliki perhatian besar terhadap ilmu, pendidikan, dan kontribusi sosial.

Menikah Muda

Di usia yang relatif muda, 19 tahun, Najelaa menikah dengan Ahmad Fikri Assegaf, seorang pengacara korporat terkemuka dan pendiri firma hukum Assegaf Hamzah & Partners (AHP).

Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai tiga anak, Fathi Ahmad Assegaf, Nishrin Assegaf, dan Nihlah Assegaf.

Sejak kecil, Najelaa sudah memiliki cita-cita yang jelas. Pada usia sembilan tahun, ia bermimpi untuk mendirikan sekolah sendiri.

Impian itu akhirnya terwujud pada tahun 1999, ketika ia berusia 23 tahun, dengan berdirinya Sekolah Cikal. Melalui Cikal, Najelaa memperkenalkan pendekatan pendidikan yang berbeda dari sistem konvensional.

Ia menekankan bahwa pendidikan tidak semata-mata soal nilai akademik, tetapi tentang pengembangan karakter, empati, dan kemampuan untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat.

Sekolah Cikal kini berkembang menjadi jaringan pendidikan dengan berbagai jenjang dan inisiatif di bawah Gerakan Sekolah Merdeka Belajar, yang juga sejalan dengan gagasan reformasi pendidikan yang diusung Kemendikbud di bawah kepemimpinan Nadiem Makarim.

Meski demikian, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Najelaa Shihab maupun Kemendikbudristek terkait dugaan keterlibatan itu.

Terlepas dari isu yang berkembang, kiprah Najelaa dalam dunia pendidikan tetap menjadi bagian penting dari perjalanan panjang reformasi pendidikan di Indonesia.***

  • Porifl Najelaa Shihab

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.