Park Bom Bongkar Isu Tindakan Tak Manusiawi SM Entertainment, Disebut Sampah Hingga Tak Bayar Royalti

Jum'at, 24 Okt 2025, 14:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Park Bom kembali menjadi sorotan publik setelah unggahannya di Instagram memuat curhatan pilu tentang perlakuan yang ia terima selama berkarier di industri hiburan Korea Selatan.

Mantan anggota 2NE1 itu menulis sederet pernyataan mengejutkan yang diduga mengarah pada agensi besar yang pernah menaunginya, SM Entertainment, meski sebagian warganet meyakini kisah itu juga mencakup masa lalunya bersama YG Entertainment.

Ket. Foto: Park Bom ungkap dugaan eksploitasi — Sumber: Instagram/@haroobompark2025

Sering Dapat Perlakuan Tak Manusiawi

Dalam unggahan tersebut, Bom menuturkan bahwa dirinya sering mendapat perlakuan tidak manusiawi selama berada di bawah kendali perusahaan besar.

“Mereka bilang aku seperti sampah. Kalau dipikir-pikir, YG tidak pernah sekalipun membiayai operasi plastikku. Satu atau dua prosedur aku bayar sendiri,” tulisnya.

Pernyataan ini sontak menimbulkan keprihatinan luas, karena mengisyaratkan adanya tekanan ekstrem terhadap standar fisik idol di dunia K-pop.

Bom juga menambahkan pengalaman pribadi yang menyayat hati ketika seorang staf mendadak meminta maaf kepadanya di tangga.

“Saat aku tanya kenapa, dia bilang dia mengeksploitasiku dengan topik operasi plastik,” sambungnya.

Pengakuan itu memperlihatkan bahwa gosip tentang penampilan Park Bom di masa lalu ternyata bukan hanya rumor media, melainkan turut dimanfaatkan pihak internal untuk kepentingan tertentu.

Royalti Tak Dibayar

Lebih lanjut, Bom menuturkan bahwa ia sebenarnya terlibat dalam banyak proses kreatif di balik layar. Ia mengaku sering diminta menulis lagu untuk artis lain, bahkan dipaksa melakukannya di tengah tekanan berat.

“Mereka memanggilku ‘Bom bermata satu’. Tapi mereka tidak pernah mencantumkan namaku di kredit lagu, dan aku tidak pernah menerima bayaran untuk itu,” ungkapnya.

Curhatan ini menyingkap sisi gelap industri hiburan Korea Selatan yang selama ini jarang tersorot publik, tentang bagaimana kontribusi para artis sering diabaikan, sementara citra mereka diatur sedemikian rupa demi keuntungan perusahaan.

Park Bom juga mengisahkan bahwa selama proses rekaman, dirinya selalu diperlakukan berbeda dari artis lain.

“YG tidak pernah puas dengan hasil kerjaku. Aku harus jadi yang pertama rekaman. Kalau tidak, aku tidak akan diizinkan rekaman lagi,” katanya.

Kalimat itu mencerminkan tekanan psikologis yang besar, seolah setiap kesempatan berkarya adalah ujian hidup dan mati bagi seorang artis.

Meskipun pihak SM Entertainment belum memberikan tanggapan resmi, curhatan Park Bom menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap dunia K-pop, ada kisah-kisah getir yang menuntut perhatian dan empati.

Publik kini menanti langkah selanjutnya dari agensi terkait untuk menanggapi pengakuan mengejutkan sang penyanyi legendaris itu.***

  • Park Bom

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.