Cerita Pilu EJAE Sebelum Dikenal Dunia: 12 Tahun Jadi Trainee Namun Gagal Debut, Depresi Hingga Isolasi Diri

Jum'at, 24 Okt 2025, 11:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama EJAE kini tengah menjadi sorotan setelah lagu ciptaannya, Golden, yang menjadi Original Soundtrack (OST) film animasi Netflix K-Pop Demon Hunters, berhasil menduduki puncak chart Billboard untuk kategori Soundtrack Digital Song Sales.

Lagu tersebut dikenal dengan melodi yang penuh emosi dan lirik yang menyentuh hati, mencerminkan perjalanan panjang dan penuh luka dari sang komposer.

Ket. Foto: EJAE ceritakan kisah pahit masa lalunya — Sumber: Instagram/@ejae_k

Ceritakan Kisah Pilu 

Dalam episode terbaru acara tvN You Quiz on the Block, EJAE hadir sebagai bintang tamu dan secara jujur membuka kisah kelam masa lalunya yang belum banyak diketahui publik.

Dengan suara bergetar, ia mengungkapkan bahwa dirinya pernah menjadi trainee di SM Entertainment selama 12 tahun, periode panjang yang dilaluinya sejak masa remaja hingga dewasa muda.

“Saya menjadi trainee di SM Entertainment selama 12 tahun. Saat itu, Super Junior, Girls' Generation, SHINee, dan f(x) masih aktif. Saya juga berlatih sangat keras,” ujar EJAE, matanya berkaca-kaca mengingat masa itu.

Ia bercerita bahwa setiap hari diisi dengan latihan vokal, koreografi, hingga kelas bahasa asing, berharap suatu hari bisa debut sebagai idola K-pop.

Namun, setelah lebih dari satu dekade menunggu kesempatan emas itu, EJAE harus menghadapi kenyataan pahit, kontraknya berakhir tanpa debut.

“Saya menangis di taksi dalam perjalanan pulang setelah kontrak saya berakhir,” kenangnya lirih.

“Saya menyadari bahwa sekeras apa pun saya berusaha, terkadang hal-hal tidak berjalan sesuai harapan," tambahnya.

Sempat Alami Depresi

Ia menambahkan, masa itu merupakan periode paling gelap dalam hidupnya.

“Aku merasa sangat kasihan pada diriku sendiri dan membenci diriku sendiri karena tidak mampu meraih impianku menjadi seorang penyanyi,” katanya sambil menahan tangis.

Bahkan ia sempat mengalami depresi dengan terus menangis setiap hari selama kurang lebih sebulan. Ia hanya menangis kemudian tidur, dan berulang setiap harinya.

EJAE mengaku sempat tenggelam dalam kesedihan. “Selama sebulan, saya terus menangis dan hanya tidur. Saya memiliki luka emosional yang mendalam terkait dengan idola dan K-pop. Saya sangat membenci industri ini,” ucapnya dengan jujur.

Kini Dikenal Dunia

Namun, dari luka itulah muncul kekuatan baru. Ketika ditanya oleh Yoo Jae Suk tentang apa yang dilakukan setelah meninggalkan SM, EJAE menjawab dengan senyum kecil, “Karena saya menyukai musik, saya memutuskan untuk mencoba membuatnya sendiri. Saya menghabiskan waktu di kafe hingga tutup, terus-menerus membuat ketukan.”

Perjalanan itu akhirnya mengantarkannya menjadi komposer berbakat yang kini diakui secara global.

Lewat Golden, EJAE membuktikan bahwa meski impian sebagai idola pupus, semangatnya untuk tetap menciptakan musik tak pernah padam.

“Saya pikir, mungkin inilah cara saya tetap bernyanyi, lewat karya saya sendiri,” ujarnya menutup kisah dengan air mata haru.

Kini, kisah EJAE bukan lagi tentang kegagalan, melainkan tentang kebangkitan dan ketulusan seorang musisi yang menemukan sinarnya di tengah kegelapan masa lalu.***

  • EJAE

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.