Belakangan, rumor kian memanas setelah muncul kabar bahwa Du Qiang terlihat di kawasan Ximending, Taipei. Informasi yang beredar di dunia maya menyebut bahwa ia melarikan diri ke Taiwan dengan menggunakan nama samaran âDu Yicheng.â
Kabar pelarian ini sontak menimbulkan kekhawatiran di kalangan penggemar, yang kemudian membanjiri akun media sosial Sun Derong, manajer senior sekaligus mentor Yu Menglong asal Taiwan, dengan pesan-pesan peringatan agar berhati-hati.
Sebagian pengguna internet bahkan khawatir Sun Derong bisa menjadi target berikutnya, menyusul teori yang menuding adanya rangkaian misterius di balik kematian artis-artis muda di bawah naungan EE-Media, agensi tempat Du Qiang bekerja.
Ada pula spekulasi yang menyebut bahwa keberadaan Du di Taiwan bukan sekadar pelarian, melainkan untuk menjalankan âmisi tertentuâ.
Beberapa teori lainnya menyebutkan bahwa Du Qiang berhasil masuk ke Taiwan dengan identitas palsu untuk mendirikan perusahaan hiburan fiktif yang tampak sah di permukaan, tetapi diduga digunakan sebagai kedok bagi aktivitas tersembunyi. Kabar ini membuat warganet Tiongkok semakin gelisah.
âWaspadai perusahaan iblis itu,â tulis salah satu pengguna di media sosial.
Sementara komentar lain memperingatkan, âTaiwan, hati-hati terhadap perusahaan pembunuh ini!â menuding bahwa EE-Media mungkin tengah berupaya memperluas operasi ilegalnya ke industri hiburan Taiwan.
Pasca kematian Yu Menglong, sejumlah pengguna internet mulai menggali rekam jejak Du Qiang, dan hasilnya mengejutkan. Tercatat, ia pernah menangani tiga artis terkenal yakni aktor sekaligus penyanyi Qiao Renliang, biksu Kuil Shaolin Qiu Feng, dan Yu Menglong sendiri yang semuanya telah meninggal dunia.
Kasus pertama, Qiao Renliang, ditemukan tewas di rumahnya di Shanghai pada 2016 di usia 28 tahun. Saat itu, manajemennya menyebut Qiao menderita insomnia berat dan depresi sejak 2015, dan diduga mengakhiri hidupnya sendiri. Namun seperti halnya kematian Menglong, publik juga meragukan versi resmi tersebut.
Kasus kedua, Qiu Feng, meninggal dalam kecelakaan mobil pada Agustus 2024 di usia 21 tahun. Ia dikabarkan sedang menuju Zhejiang untuk urusan pekerjaan ketika mobil yang ditumpanginya bertabrakan dengan truk yang dikemudikan oleh sopir tanpa izin resmi.
Fakta bahwa ketiga artis tersebut meninggal dunia saat masih berada di bawah naungan Du Qiang membuat publik semakin curiga bahwa ada pola mencurigakan yang menghubungkan ketiganya.
Menambah keanehan, laporan tak terverifikasi menyebut bahwa Du Qiang pernah difoto saat mengikuti kamp pelatihan militer di Shanghai, memunculkan dugaan bahwa ia memiliki latar belakang militer dan kemampuan bela diri.
Kini, warganet berspekulasi bahwa peran Du di EE-Media bukan hanya sebagai manajer, tetapi juga seseorang yang mengontrol dan mengawasi artis-artis di bawah manajemennya.
Hingga saat ini, keberadaan dan motif Du Qiang masih menjadi misteri, sementara publik terus menanti kejelasan dari otoritas terkait atas kematian tragis Yu Menglong, yang telah mengguncang dunia hiburan Tiongkok.