Lewat unggahan di akun Instagram resminya pada Minggu, 19 Oktober 2025, pihak W Korea menuliskan permintaan maaf panjang dan mengaku menyesal atas kekeliruan tersebut.
âPertama-tama, kami menyampaikan permintaan maaf yang tulus karena telah menimbulkan ketidaknyamanan dan luka hati akibat kurangnya pertimbangan terhadap perspektif para penyintas kanker payudara dan keluarga mereka,â tulis pernyataan itu.
W Korea menjelaskan bahwa kampanye Raising Breast Cancer Awareness: Love Your W telah berlangsung sejak 2006, dan selama dua dekade bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta membantu pasien berpenghasilan rendah melalui kerja sama dengan Korea Breast Health Foundation.
Namun, mereka mengakui bahwa pelaksanaan tahun ini, yang digelar pada 15 Oktober 2025, tidak sejalan dengan tujuan semula.
âKami juga meminta maaf kepada banyak pihak yang telah berpartisipasi dengan niat baik dan empati terhadap misi kampanye ini, namun justru merasa terganggu karena munculnya kontroversi tersebut,â sambung W Korea.
Mereka berjanji untuk mengevaluasi ulang seluruh proses perencanaan dan pelaksanaan acara agar tujuan sosial kampanye tetap terjaga di masa depan.
Acara yang awalnya dikenal dengan simbol pink ribbon yang menjadi ikon global untuk kesadaran kanker payudara, tahun ini justru kehilangan elemen tersebut.
Sebaliknya, acara didominasi dekorasi mewah, mawar merah, botol champagne, dan penampilan para artis yang lebih menyerupai fashion gala. Ironisnya, alkohol, yang menurut WHO dan American Cancer Society termasuk faktor risiko kanker, malah disajikan secara terbuka.
Sorotan lain datang dari laporan Dispatch, yang menyebut beberapa selebritas tidak diizinkan berfoto di karpet merah karena tidak mengenakan stoking dari merek sponsor.
Kasus ini menimbulkan pertanyaan publik soal kaitan antara kampanye kanker dan promosi produk komersial.
W Korea juga dikritik karena minimnya transparansi dana. Selama 20 tahun, donasi total yang terkumpul disebut hanya sekitar â©1,1 miliar KRW (USD 774.000), meski acara ini disponsori oleh lebih dari 29 merek mewah seperti Chanel, Gucci, Louis Vuitton, Saint Laurent, hingga Cartier.
Beberapa video yang beredar menunjukkan suasana pesta penuh glamor dengan wawancara selebritas yang tak relevan dengan tema kesehatan. Salah satu momen yang paling disorot adalah penampilan Karina aespa yang menari diiringi lagu âSugar on My Tongueâ, yang dinilai tidak pantas untuk acara bertema kanker payudara.
Jay Park, salah satu artis yang tampil dan membawakan lagu âMommaeâ, juga turut meminta maaf.
âKepada para pasien kanker yang mungkin merasa terganggu, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Saya tampil tanpa bayaran dan hanya ingin berkontribusi dengan niat baik,â tulisnya di Instagram.
Namun, di tengah sorotan tersebut, Wonhee dari ILLIT justru mendapat pujian karena menyampaikan pesan bermakna di atas panggung.
âDonât miss even the smallest of signs everyone, get tested,â (Jangan abaikan sekecil apa pun tanda, teman-teman, lakukan pemeriksaan).
Ucapan sederhana itu menjadi satu-satunya momen yang mengingatkan publik pada makna sejati kampanye: kesadaran dan kepedulian terhadap kanker payudara.