Dalam unggahan Instagram Story eksklusif yang dibagikan belum lama ini, Jennifer mengungkapkan kondisi emosionalnya setelah mengetahui ulah mantan pengasuh bernama Nia.
Ia menulis bahwa dirinya begitu terkejut hingga mengalami serangan panik dan gemetar.
âJujur aku sampe panic attack parah banget sangking shock-nya... kok ada orang begini,â tulis Jennifer dengan nada kecewa.
Sebelumnya, beredar rumor bahwa Nia berhenti bekerja karena tidak diajak ke Belanda saat Jennifer bepergian ke sana. Namun, Jennifer segera membantah tudingan tersebut dan menegaskan bahwa keputusan memecat Nia murni karena alasan profesional.
âNia... apa yang lu nggak paham? Gue nggak pecat lu karena lu nggak ikut ke Belanda. Gue pecat karena kelakuan lu,â tegas Jennifer dalam unggahannya.
Jennifer juga menyesalkan sikap Nia yang justru menjelek-jelekkan dirinya di media sosial. Ia merasa sudah berusaha bersikap baik selama bekerja sama, bahkan memberikan hadiah berupa motor dan iPhone sebagai bentuk penghargaan.
âBilang gue ungkit-ungkit kebaikan? Gue cuma bilang, lu gue pecat pun masih gue kasih uang buat nunjukin rasa terima kasih gue,â tulisnya lagi.
Dalam video klarifikasi di TikTok, Jennifer menjelaskan lebih rinci alasan pemecatan tersebut. Ia menilai mantan pengasuhnya bersikap lalai dan tidak profesional dalam merawat Kamari.
âKadang-kadang Kamari digantiin pampers enggak dicebokin. Kadang Kamari enggak disikatin giginya,â ungkap Jennifer.
Tak hanya itu, ia juga mengaku bahwa Nia kerap bermain HP di jam kerja dan bahkan merekam diam-diam momen pribadi Jennifer bersama teman-temannya.
âSaya sebagai bos selalu baik hati banget. Aku beliin dia motor, iPhone, itu pure wujud kasih sayang aku ke dia,â ujarnya dengan nada kecewa.
Meski tengah dilanda stres dan panic attack, Jennifer memilih untuk tetap bersikap dewasa. Ia meminta publik untuk tidak ikut menghujat Nia dan menegaskan bahwa klarifikasinya hanya bertujuan untuk meluruskan fakta yang beredar.
âPlease jangan menghujat. Just leave her alone... Video ini simply hanya untuk meluruskan what happened,â tutup Jennifer.
Kini, warganet memberikan beragam reaksi atas pengakuan Jennifer Coppen. Sebagian besar mendukung dan memintanya untuk tetap kuat menghadapi situasi yang menguras emosi ini.
Artikel ini menyoroti bagaimana Jennifer memilih untuk tetap tenang di tengah badai rumor dan tekanan publik yang datang bertubi-tubi.