Apa Itu Gluten? Kenali Ciri dan Bahaya Algeri yang Bisa Sebabkan Gagal Pertumbuhan
Senin, 13 Okt 2025, 12:30 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Seorang wanita bernama Felicia Elizabeth membagikan pengalaman mengejutkan di media sosial tentang kondisi anaknya yang mengalami alergi gluten cukup parah.Â
Di laman Instagramnya @feliz88eliz, ia mengaku rutin membeli produk bakery dari sebuah toko yang mengklaim menjual produk gluten-free, dairy-free, dan vegan sejak September 2024.
Namun, belakangan terungkap bahwa produk tersebut tidak sepenuhnya sesuai dengan klaimnya.
Menurut penuturan Felicia, anaknya yang berusia 17 bulan mulai menunjukkan gejala aneh setelah mengonsumsi roti dari toko tersebut.
âAwalnya saya pikir hanya ruam biasa, tapi makin lama kulitnya membengkak dan kemerahan parah. Dokter memastikan itu reaksi alergi gluten,â tulis Felicia dalam unggahannya.
Kecurigaan Felicia semakin kuat ketika ia memperhatikan aroma dan tekstur roti yang berbeda dari biasanya. Ia pun memutuskan untuk membawa sampel produk ke laboratorium untuk diuji.
Hasilnya cukup mengejutkan, produk yang dijual toko tersebut ternyata mengandung gluten dan bahan susu, dua kandungan yang sangat berisiko bagi anaknya.
Lebih lanjut, Felicia menemukan bahwa toko yang selama ini ia percayai tidak membuat produknya sendiri. Roti dan kue yang dijual ternyata merupakan produk dari toko lain yang dikemas ulang dan dipasarkan dengan harga lebih tinggi.
 âSaya kecewa bukan hanya karena kerugian materi, tapi karena keselamatan anak saya dipertaruhkan,â ujarnya.
Kasus ini sontak menjadi perbincangan warganet. Banyak yang menyoroti pentingnya transparansi pelaku usaha makanan sehat, terutama bagi konsumen dengan alergi serius.
Label gluten-free atau vegan seharusnya bukan sekadar strategi pemasaran, melainkan janji keamanan bagi mereka yang memiliki kondisi medis tertentu.
Apa Itu Gluten dan Bahayanya bagi Penderita Alergi
Gluten adalah protein alami yang terdapat dalam biji-bijian seperti gandum, barley, dan rye. Pada sebagian orang, terutama penderita penyakit celiac atau alergi gluten, zat ini dapat memicu reaksi berbahaya.
Tubuh mereka menganggap gluten sebagai ancaman dan melawan dengan memicu respons imun yang merusak dinding usus halus.
Gejala alergi atau intoleransi gluten dapat bervariasi, mulai dari gangguan pencernaan, kembung, dan diare, hingga reaksi kulit seperti ruam, gatal, dan pembengkakan.
Pada anak kecil, efeknya bisa lebih parah, seperti yang dialami anak Felicia. Dalam kasus berat, paparan gluten bahkan dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan kekurangan gizi karena tubuh gagal menyerap nutrisi dengan baik.
Kasus Felicia menjadi pengingat penting bagi para orang tua dan konsumen agar lebih berhati-hati memilih produk makanan.
Sementara itu, pelaku usaha kuliner diimbau untuk menjaga integritas dan kejujuran dalam pelabelan produk, terutama ketika menyangkut kesehatan konsumen yang rentan.***
- Gluten
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.