Presiden Trump Urungkan Rencana Negosiasi dengan Demokrat

Rabu, 08 Okt 2025, 16:04 WIB

WASHINGTON- Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Senin (6/10) sempat mengutarakan kemungkinan negosiasi dengan Demokrat. Namun, beberapa jam kemudian menarik kembali pernyataannya dan bersikeras bahwa Demokrat harus mengakhiri kebuntuan terlebih dahulu sebelum Trump bersedia membuat kesepakatan tentang perawatan kesehatan.

“Saya senang bekerja sama dengan Partai Demokrat dalam Kebijakan Kesehatan mereka yang Gagal, atau apa pun, tetapi pertama-tama mereka harus mengizinkan pemerintah kita untuk dibuka kembali,” kata Trump di media sosial, memasuki hari keenam penutupan Pemerintah Amerika Serikat (AS) atau shutdown.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Sebelumnya, Trump telah menyatakan bahwa ia terbuka terhadap kesepakatan dengan Demokrat yang telah mengupayakan perpanjangan subsidi Undang-Undang Perawatan Terjangkau sebagai syarat untuk mengakhiri penutupan pemerintah.

Itu adalah indikasi pertama bahwa Trump bersedia bernegosiasi daripada terus bersikeras bahwa Demokrat harus membuka kembali pemerintahan terlebih dahulu.

Berbicara di Ruang Oval kepada wartawan, Trump mengatakan ia bersedia membuat kesepakatan yang tepat sembari menambahkan kalau pihaknya sedang berbicara dengan Partai Demokrat.

Senator Chuck Schumer, pemimpin minoritas, dengan cepat membantah adanya pembicaraan yang sedang berlangsung, tetapi mengatakan Demokrat siap bernegosiasi selama subsidi asuransi kesehatan dapat diperbarui.

“Klaim Trump tidak benar, tetapi jika dia akhirnya siap bekerja sama dengan Demokrat, kami akan duduk bersama,” kata Schumer dari New York dalam sebuah pernyataan.

Duduk Bersama

Selama berbulan-bulan, Partai Demokrat telah mendesak Donald Trump dan anggota Kongres dari Partai Republik untuk duduk bersama dan bekerja sama dengan Demokrat demi mewujudkan biaya yang lebih rendah dan layanan kesehatan yang lebih baik bagi rakyat Amerika.

Jika Presiden Trump dan Partai Republik akhirnya siap untuk duduk bersama dan menyelesaikan masalah layanan kesehatan bagi keluarga Amerika, Partai Demokrat akan hadir dan siap mewujudkannya.

Namun, beberapa jam kemudian, Trump kembali menerapkan syarat yang selama ini didesak oleh para pemimpin Partai Republik.

“Faktanya,” tulisnya di media sosial, mereka harus membuka pemerintahan kita malam ini!” kata Trump.

Strategi Schumer adalah menunggu Trump mengalah, bertaruh bahwa Presiden lebih suka mengembalikan sebagian atau semua subsidi asuransi daripada menanggung kesalahan atas dampak penutupan pemerintah, mulai dari penundaan penerbangan hingga pejabat militer dan pemerintah yang tidak menerima gaji.

Namun dalam kasus ini, mungkin saja Trump membayangkan negosiasi di masa mendatang, alih-alih menggambarkan negosiasi saat ini.

Sementara itu, Senator Republik, yang dipimpin John Thune dari South Dakota, , telah mengambil posisi bahwa mereka bersedia membahas perpanjangan subsidi perawatan kesehatan hanya setelah Demokrat mengizinkan pemerintah untuk dibuka kembali.

  • Donald Trump

Redaktur: Diapari S

Penulis: Diapari S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.