Ngeri! Kim Jong Un Larang Implan Payudara, Wanita Korea Utara Terancam Masuk Kamp Kerja Paksa!

Jum'at, 03 Okt 2025, 10:00 WIB
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kebijakan kontroversial kembali lahir dari Korea Utara. Sang pemimpin, Kim Jong Un, mengeluarkan perintah mengejutkan, wanita dilarang menjalani operasi pembesaran payudara, dan siapa pun yang nekat melakukannya terancam masuk kamp kerja paksa.
Dilaporkan The Sun, pria berusia 41 tahun itu menganggap implan payudara sebagai tindakan “tidak sosialis” sekaligus “borjuis”, dua istilah yang dianggap haram dalam ideologi Korea Utara. Instruksi keras pun langsung digulirkan, termasuk perintah kepada aparat agar mengawasi wanita yang dicurigai sudah melakukan prosedur tersebut.
Aturan ekstrem ini muncul di tengah persidangan dua wanita berusia 20-an tahun yang dituduh melakukan operasi implan dengan bantuan seorang dokter ilegal. Di Sariwon, tempat sidang berlangsung, bahkan anggota Partai Komunis dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan fisik terhadap mereka.
Tujuannya? Diklaim untuk “melindungi rakyat Korea Utara dari budaya borjuis yang merusak.”
Media lokal mengabarkan, jika terbukti bersalah, kedua wanita itu akan menerima hukuman berat. Fakta ini memicu kekhawatiran bahwa semakin banyak perempuan Korea Utara yang tergoda “budaya kapitalis” melalui operasi plastik.
Kasus ini bukan yang pertama. Pekan lalu, dua wanita lain diarak dalam persidangan terbuka bersama seorang dokter yang menjalankan praktik ilegal. Dokter tersebut, yang kabarnya drop out dari sekolah kedokteran, kedapatan menjalankan bisnis implan silikon impor dari China. Ia ditangkap dalam operasi penyamaran, dengan barang bukti berupa alat bedah, silikon, hingga uang tunai.
Dalam sidang, jaksa menuding, "Perempuan sosialis telah ternoda oleh kebiasaan borjuis dan terlibat dalam perilaku kapitalis yang busuk.” Pernyataan ini sekaligus menegaskan betapa kerasnya rezim Kim terhadap tren operasi plastik.
Ironisnya, popularitas implan payudara di Korea Utara justru melonjak sejak musim panas 2025. Hal ini membuat Departemen Keamanan Publik Pyongyang mengeluarkan perintah penindakan sejak 13 Juli hingga akhir September.
Satuan tugas khusus bahkan dibentuk, dengan taktik ekstrem, petugas wanita menyamar sebagai pasien di klinik ilegal untuk menjebak dokter dan pasien.
Fenomena ini menimbulkan pertanyaan, apakah larangan ini benar-benar demi menjaga ideologi, atau justru cermin rasa takut rezim Kim terhadap masuknya budaya luar yang makin sulit dibendung?
  • Operasi Plastik
  • Implan Payudara

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.