Gerak Gerik Bad Bunny Disorot Trump, Super Bowl 2026 Dibayangi Isu Imigrasi

Jum'at, 03 Okt 2025, 09:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Menjelang penampilannya sebagai bintang utama di Super Bowl 2026, musisi asal Puerto Riko, Bad Bunny, menghadapi situasi pelik yang jauh dari sekadar persiapan panggung.

Bukan soal konsep spektakuler seperti yang pernah dilakukan Lady Gaga atau The Weeknd, melainkan ancaman serius terkait isu imigrasi di Amerika Serikat.

Ket. Foto: Trump dan Bad Bunny — Sumber: Tangkapan Layar

Dilansir dari Variety (2/10), Corey Lewandowski, mantan tim sukses Donald Trump, mengeluarkan pernyataan kontroversial yang ditujukan langsung kepada Bad Bunny. Ia mengancam bahwa agen ICE (U.S. Immigration and Customs Enforcement) berpotensi hadir dalam acara tersebut untuk melakukan pengawasan.

“Tidak ada tempat aman bagi para imigran gelap. Kita akan menemukan kalian semua, lalu menempatkan Anda di fasilitas penahanan dan mendeportasi Anda. Ketahuilah bahwa itu adalah situasi yang sangat nyata di bawah pemerintahan ini, berbeda dari sebelumnya,” ucap Lewandowski dalam The Benny Show.

Ia menambahkan, “Jika ada alien ilegal, aku tidak peduli apakah itu konser Jonny Smith, Bad Bunny, atau siapa pun juga… Kita akan menangkapnya di mana pun. Kita akan membuat Amerika aman. Ini perintah langsung dari presiden. Jika kau adalah imigran ilegal, kau akan dipulangkan.”

Pernyataan ini menambah ketegangan menjelang Super Bowl. Sebelumnya, Bad Bunny sendiri telah menyuarakan keresahannya terkait tindakan ICE. Dalam wawancara dengan majalah i-D bulan lalu, ia mengaku membatalkan tur Amerika Serikat sebagai bentuk kewaspadaan.

“ICE sialan itu bisa saja berada di luar konser saya. Dan itu sesuatu yang sedang kami bicarakan serta khawatirkan,” ungkapnya.

Meski begitu, ia menegaskan keputusannya bukan karena kebencian terhadap AS.

“Ada banyak alasan mengapa saya tidak tampil di AS, dan tidak satu pun karena kebencian. Saya sudah sering tampil di sana. Semua konser sukses dan luar biasa,” katanya.

Bad Bunny menambahkan bahwa ia merasa senang tetap bisa terhubung dengan komunitas Latin di Amerika Serikat, meski sebagian besar pertunjukannya kini digelar di luar negeri.

“Khususnya untuk residensi di Puerto Riko, karena kami adalah wilayah tak berbadan hukum AS. Orang-orang dari AS bisa datang ke sini untuk menonton pertunjukan,” jelasnya.

Isu keterlibatan ICE dalam acara musik memang menjadi sorotan di kalangan publik dan selebriti. Banyak figur Hollywood sebelumnya juga mengkritik praktik penggerebekan dan razia terhadap imigran gelap yang dianggap tidak manusiawi.

Ancaman ini diperkirakan akan semakin menambah sorotan publik terhadap penampilan Bad Bunny di Super Bowl 2026, yang sudah sejak awal sarat dengan nuansa politik dan representasi Latin.

  • Half Time Super Bowl 2026
  • Trump vs Bad Bunny

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.