Terkuak Rahasia Negara! YouTuber Ini Temukan Dokumen CIA Tentang Sejarah Kelam G30S PKI di Perpus Belanda, Sosok Besar Terlibat?

Rabu, 01 Okt 2025, 09:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Sebuah temuan mengejutkan datang dari luar negeri. Seorang YouTuber yang pernah menempuh studi di Belanda, bernama Jerhemy Owen, pernah mengunggah video yang memantik rasa penasaran publik.

Dalam unggahan itu, Owen memperlihatkan sebuah buku yang disebut-sebut memuat dokumen penting terkait keterlibatan Amerika Serikat melalui CIA dalam peristiwa kelam 30 September 1965 atau G30S PKI.

Ket. Foto: — Sumber: TikTok/@jerhemynemoo

Buku yang ditunjukkannya berjudul “Dokumen CIA, Melacak Penggulingan Sukarno dan Konspirasi G30S-1965” dengan sampul berwarna hitam.

Dari tampilannya, buku tersebut tampak tebal, seolah menyimpan rangkaian catatan detail mengenai salah satu tragedi politik paling berdarah dalam sejarah Indonesia modern.

Gamblang Tulis Siapa Tokoh Terlibat

Menurut Owen, isi buku itu menuliskan secara gamblang daftar tokoh-tokoh yang disebut terlibat dalam pusaran peristiwa tersebut.

Nama pertama yang muncul adalah Dipa Nusantara Aidit, ketua Partai Komunis Indonesia (PKI) saat itu, yang memang dikenal luas sebagai figur sentral.

Buku tersebut juga mencantumkan nama-nama lain yang tidak asing bagi telinga masyarakat Indonesia, walaupun Owen tidak membacakan seluruh isi daftar tersebut di videonya.

Selain menyebutkan tokoh-tokoh dari kubu PKI, buku ini juga menyinggung adanya konfrontasi politik antara Presiden Soekarno dengan pemerintah Amerika Serikat.

Bagian itu diduga membahas bagaimana Washington, melalui CIA, memandang kepemimpinan Soekarno yang semakin dekat dengan blok kiri dan dinilai mengancam kepentingan geopolitik Amerika di Asia Tenggara.

Meski demikian, Owen sendiri tidak mengulas isi detail setiap bab. Ia hanya menekankan bahwa buku ini benar-benar ada dan dapat ditemukan di perpustakaan tertentu di Belanda.

Konon, beberapa perpustakaan di Indonesia juga menyimpan salinannya, tetapi tidak untuk diperjualbelikan secara bebas di pasaran.

Unggahan ini sontak memantik spekulasi. Sebagian publik bertanya-tanya apakah dokumen tersebut dapat menjadi kunci memahami kembali tragedi G30S PKI dari sudut pandang yang berbeda.

Ada pula yang menilai bahwa temuan seperti ini perlu diteliti lebih jauh oleh sejarawan dan akademisi, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman baru.

Apa pun kebenarannya, video Jerhemy Owen berhasil membuka ruang diskusi yang selama ini kerap dianggap sensitif.

Tragedi 1965 memang meninggalkan luka mendalam, dan kehadiran dokumen asing semacam ini semakin menegaskan bahwa sejarah Indonesia tidak pernah berdiri sendiri, melainkan selalu bersinggungan dengan kepentingan global.***

  • G30SPKI

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.