Terungkap! 4 Makanan Minuman Ini Disebut Bisa Atasi Keracunan, Mitos Atau Fakta?
Senin, 29 Sep 2025, 13:45 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Kasus keracunan makanan kembali bikin heboh Indonesia. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah sepanjang 2025 justru diwarnai insiden keracunan massal. Data Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat, hingga September 2025 sudah ada lebih dari 4.700 kasus keracunan akibat konsumsi makanan MBG.
BPOM menyebut penyebab utamanya adalah kualitas bahan baku yang buruk, penyimpanan di suhu tak aman, hingga proses pengolahan yang tak sesuai standar. Kondisi ini membuat masyarakat panik dan buru-buru mencari obat darurat dari bahan dapur.
Beberapa resep tradisional yang dipercaya bisa mengatasi keracunan adalah air kelapa, ramuan jahe madu, susu, hingga bubur kacang hijau. Tapi apakah benar semua itu bisa bekerja sebagai penawar racun? Inilah faktanya.
1. Air Kelapa â Hanya Menghidrasi, Bukan Menetralisir Racun
Air kelapa kaya elektrolit dan bisa membantu mencegah dehidrasi akibat muntah atau diare. Namun klaim bahwa air kelapa mampu menetralkan racun masih sebatas mitos.
Penelitian memang menemukan efek antimikroba terhadap bakteri tertentu, tetapi tidak ada bukti klinis yang menunjukkan air kelapa bisa mengatasi keracunan.
2. Jahe Plus Madu â Redakan Mual, Bukan Obat Keracunan
Jahe terbukti bisa mengurangi mual, sementara madu memberi energi dan antioksidan. Cocok untuk meredakan gejala, tapi jangan salah kaprah, ramuan ini tidak bisa mengikat racun.
3. Susu â Justru Bisa Memperburuk Kondisi
Banyak orang percaya susu bisa menetralisir racun, padahal ini berbahaya. Pada keracunan tertentu, susu justru mempercepat penyerapan toksin atau jadi sumber makanan bagi bakteri jahat di usus.
4. Kacang Hijau â Bergizi, Tapi Bukan Penawar Racun
Kacang hijau memang menyehatkan dan kaya antioksidan. Namun sampai hari ini, tidak ada bukti ilmiah yang menyebut kacang hijau bisa menetralisir racun makanan.
Lalu, Apa yang Harus Dilakukan?
Alih-alih mengandalkan mitos, langkah yang tepat adalah:
- Minum banyak cairan atau oralit untuk mencegah dehidrasi.
- Hindari makanan atau minuman berisiko yang bisa memperparah kondisi.
- Segera cari pertolongan medis bila muncul gejala berat seperti muntah terus-menerus, diare parah, atau demam tinggi.
Kasus keracunan massal MBG menjadi pengingat bahwa keamanan pangan adalah hal krusial. Jadi, jangan mudah percaya mitos soal makanan penawar racun.
Ketika keracunan terjadi, yang paling penting adalah penanganan medis yang tepat dan cepat.
- Keracunan
- bpom
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.