Mengenal Post Wedding Blues, Sindrom yang Sering Dialami Pasangan Usai Menikah
Senin, 29 Sep 2025, 10:00 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Cantiks mungkin sering mendengar istilah baby blues. Namun, ternyata ada juga fenomena lain yang disebut post-wedding blues.
Mengutip Brides, menurut terapis hubungan Geoff Lamb, post-wedding blues adalah kondisi perasaan anti-klimaks yang dialami pengantin baru setelah pesta pernikahan dan bulan madu berakhir, ketika mereka mulai dihadapkan dengan realita kehidupan pernikahan.
1. Apa Itu Post-Wedding Blues?
Post-wedding blues merupakan jenis depresi situasional yang biasanya muncul segera setelah pernikahan selesai. Kondisi ini ditandai rasa sedih, hampa, dan putus asa.
Lamb menyebut, meski memiliki gejala mirip depresi klinis, perasaan ini berbeda karena jelas terkait periode pasca pernikahan dan biasanya tidak berlangsung lama.
Menurut Dr. Kimberly Groscher, pendiri Life by Design Psychotherapy PLLC, kondisi ini umum dialami pasangan baru. Jika bertahan lebih dari beberapa minggu, maka bisa berkembang menjadi depresi pasca pernikahan.
2. Penyebab Post-Wedding Blues
Dr. Kimberly menjelaskan, sindrom ini sering timbul karena realita tidak sesuai ekspektasi. Beberapa penyebabnya antara lain:
-
Kenyataan setelah janji suci: masalah tak serta-merta hilang setelah menikah.
-
Tak lagi jadi pusat perhatian: usai pesta, sorotan publik hilang dan bisa menimbulkan rasa kecewa.
-
Menghadapi realitas baru: muncul kebiasaan dan tanggung jawab baru yang menyita waktu.
-
Hilangnya keseruan persiapan pernikahan: setelah hype berakhir, hidup terasa monoton.
3. Tanda-Tanda Post-Wedding Blues
Gejala yang sering muncul yaitu suasana hati gloomy, mudah bosan, apatis, hingga meragukan pasangan. Menurut Groscher, tanda lain bisa berupa sulit tidur, kesulitan fokus bekerja, atau merasa terputus dengan pasangan.
4. Bisa Berkembang Jadi Depresi
Jika berlangsung lebih dari beberapa minggu, sindrom ini bisa berubah menjadi depresi pasca pernikahan. Dalam kondisi ini, Groscher menyarankan pasangan segera mencari bantuan profesional.
5. Cara Mencegah Post-Wedding Blues
Ada beberapa langkah pencegahan, seperti merencanakan pernikahan sesuai jati diri, tidak membandingkan dengan orang lain, melakukan konseling pra-nikah, hingga terus menjaga komunikasi terbuka dengan pasangan. Dengan begitu, perasaan sedih pasca pernikahan bisa diminimalisasi.
- Post Wedding Blues
- Kehidupan Setelah Pernikahan
Redaktur: Fitrya A Kusumah
Penulis: Fitrya A Kusumah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.