Permalukan Ahmad Assegaf? Tasya Farasya Hanya Minta 100 Perak Untuk Nafkah anaknya

Kamis, 25 Sep 2025, 07:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kasus perceraian Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf terus mengungkap sisi emosional yang menyayat hati.

Setelah sebelumnya tim kuasa hukum membeberkan dugaan penggelapan dana perusahaan, kini muncul fakta lain terkait permintaan nafkah bagi anak.

Ket. Foto: — Sumber: Instagram/@assegafah

Dalam sidang terbaru, kuasa hukum Tasya menyebut bahwa kliennya hanya menuntut nafkah sebesar Rp100 rupiah untuk anaknya, sebagai simbol kekecewaan yang mendalam.

“Sebetulnya, sejak tanggal 10 September sebelum gugatan ini kami ajukan, Ibu Tasya sudah bercerai secara agama, sudah ditalak oleh tergugat,” ujar kuasa hukum, Sangun Ragahdo.

Hal ini menegaskan bahwa hubungan rumah tangga Tasya dan Ahmad sesungguhnya telah berakhir jauh sebelum masuk ke ranah pengadilan.

Tak Dapat Nafkah Layak

Yang lebih mengejutkan, M. Fattah Riphat selaku kuasa hukum lainnya menambahkan bahwa selama pernikahan, Tasya tidak pernah merasakan nafkah yang layak, baik lahir maupun batin.

Kondisi ini membuat Tasya akhirnya hanya meminta nafkah Rp100 rupiah sebagai bentuk tanggung jawab minimal mantan suami terhadap anak mereka.

“Saya menambahkan, jika sudah tidak mendapatkan nafkah lahir dan batin secara layak, bahwa selama ini pun Ibu Tasya tidak ada nafkah selama menikah. Sehingga kami akan ajukan sebagai bentuk tanggung jawab mantan suami pada anak-anaknya saja sebesar Rp100 rupiah,” kata Fattah.

Permintaan nafkah yang jauh dari angka realistis ini tentu bukan karena Tasya tidak mampu menghidupi anaknya. Justru, langkah tersebut dinilai sebagai simbol protes sekaligus cerminan kekecewaan.

Dengan kondisi finansial yang kuat sebagai seorang influencer sukses, Tasya diyakini sanggup memenuhi kebutuhan anaknya.

Namun, permintaan Rp100 rupiah ini menjadi pesan keras: bahwa peran seorang ayah tak bisa diukur dari besarnya angka, melainkan dari kesadaran dan tanggung jawab.

Publik menilai tindakan Tasya penuh makna. Di media sosial, banyak warganet yang memberikan dukungan dan menyebut permintaan Rp100 rupiah itu sebagai “tamparan halus” kepada Ahmad.

Di tengah isu penggelapan yang mencoreng nama baik, permintaan ini kian menyoroti kurangnya kontribusi suami dalam rumah tangga yang mereka bangun.

Kini, proses hukum masih berjalan dan publik terus menantikan kelanjutan kisah ini.

Namun satu hal yang jelas, bagi Tasya Farasya, kekecewaan atas absennya peran suami selama ini lebih menyakitkan daripada nilai materi itu sendiri.

Nafkah Rp100 rupiah menjadi simbol pahit dari rapuhnya sebuah pernikahan ketika tanggung jawab tidak pernah hadir.***

  • Tasya Farasya
  • Ahmad Assegaf

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.