Selangkah Lagi, Trump Bakal Kendalikan Operasi TikTok di AS

Senin, 22 Sep 2025, 10:59 WIB

WASHINGTON- Tinggal selangkah lagi. Pemerintahan Trump akan menguasai pengendalian operasi TIkTok di Amerika Serikat.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt kepada Fox News, Sabtu (20/9) mengatakan kesepakatan dengan perusahaan induk TikTok di Tiongkok untuk menjual operasinya di Amerika Serikat akan menciptakan susunan dewan direksi yang didominasi oleh pihak Amerika.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

“Akan ada tujuh kursi di dewan direksi yang mengendalikan aplikasi di Amerika Serikat, dan enam di antaranya akan diisi oleh warga Amerika,” tegas Leavitt.

Levitt mengatakan kesepakatan dapat ditandatangani dalam beberapa hari mendatang.

Amerika Serikat dengan tegas berupaya mengambil alih operasi TikTok di AS dari tangan perusahaan induknya di Tiongkok, ByteDance, demi alasan keamanan nasional.

Di bawah pendahulu Presiden Donald Trump, Joe Biden, Kongres meloloskan undang-undang untuk memaksa ByteDance menjual operasinya di AS atau menghadapi larangan aplikasi.

Para pembuat kebijakan AS, termasuk Trump dalam masa jabatan pertamanya, telah memperingatkan bahwa Tiongkok dapat menggunakan TikTok untuk menambang data dari warga Amerika atau memberikan pengaruh terhadap apa yang mereka lihat di media sosial.

Namun Trump beralih ke platform tersebut, yang sangat populer di kalangan anak muda Amerika, untuk mengumpulkan dukungan selama kampanye presidensialnya yang sukses pada tahun 2024.

Presiden dari Partai Republik itu telah berulang kali menunda penerapan larangan tersebut sementara kesepakatan sedang diupayakan.

Adapun investor yang dilaporkan berminat mengambil alih aplikasi tersebut termasuk Oracle, perusahaan teknologi milik Larry Ellison, salah satu orang terkaya di dunia yang merupakan pendukung utama Trump. Leavitt tampaknya mengonfirmasi keikutsertaan Oracle.

“Data dan privasi akan dipimpin oleh salah satu perusahaan teknologi terbesar Amerika, Oracle, dan algoritmanya juga akan dikendalikan oleh Amerika,” ujarnya kepada Fox News.

“Jadi semua detailnya sudah disepakati. Sekarang kita tinggal menandatangani kesepakatan ini,” tambahnya.

Trump, ketika ditanya tentang kesepakatan itu oleh para wartawan di Gedung Putih, mengatakan Amerika memiliki patriot yang hebat membelinya dan merupakan figur yang sangat berpengaruh.

Ia menolak mengatakan siapa anggota dewan ketujuh, dan mengatakan hal itu akan diumumkan di kemudian hari.

Panggilan Telepon

Kesepakatan TikTok dibahas dalam panggilan telepon antara Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada hari Jumat (19/9).

Trump kemudian mengatakan Xi telah menyetujui kesepakatan tersebut melalui panggilan telepon, tetapi kemudian berkata: “Kita harus menandatanganinya. Tiongkok tidak mengonfirmasi kesepakatan apa pun,”.

“Kami akan menerapkan kontrol yang sangat, sangat ketat," kata Trump, Jumat. " TikTok punya nilai yang luar biasa , dan saya agak berprasangka buruk karena sejujurnya saya sangat sukses di sana.

The Wall Street Journal, mengutip sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut, melaporkan bahwa pemerintah AS dapat menerima biaya multi miliar dollar AS dari investor sebagai bagian dari kesepakatan tersebut.

  • perang dagang

Redaktur: Diapari S

Penulis: Diapari S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.