- Home
-
- Entertainment
-
- Bongkar Rahasia Wulan Gu...
Bongkar Rahasia Wulan Guritno: Bekukan Sel Telur di Usia 44, Siap Nikah Lagi?
Senin, 15 Sep 2025, 11:30 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Aktris sekaligus public figure Wulan Guritno kembali menarik perhatian publik dengan keterbukaannya mengenai keputusan pribadi yang jarang dibicarakan secara terbuka di kalangan selebriti Indonesia.
Dalam beberapa wawancara, termasuk bersama Maia Estianty di kanal YouTube Maia AlElDul TV dan dengan Denny Sumargo, Wulan mengungkap bahwa dirinya telah menjalani prosedur pembekuan sel telur atau egg freezing.
Di usianya yang kini 44 tahun, Wulan menilai langkah ini sebagai bentuk persiapan menghadapi masa depan, terutama terkait kesempatan memiliki keturunan.
Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan sekadar dorongan emosional, melainkan hasil pertimbangan matang mengenai kesehatan reproduksi perempuan yang seiring usia semakin terbatas.
âKalau terjadi, terjadilah. Kalau tidak, ya tidak. Tapi kalau kita punya kan, itu artinya kita enggak cuma berdoa, kita juga usaha,â ungkap Wulan dalam salah satu perbincangan.
Pernyataan tersebut menunjukkan sikap realistis sekaligus optimis bahwa setiap orang berhak berusaha menjaga kemungkinan terbaik dalam hidupnya.
Alasan dan Pertimbangan
Meski telah dikaruniai tiga anak dari dua pernikahan sebelumnya, Wulan tidak menutup kemungkinan untuk menambah momongan jika di kemudian hari ia kembali menikah.
Menurutnya, pembekuan sel telur menjadi opsi rasional karena berkaitan langsung dengan faktor usia dan kesuburan.
Bagi perempuan, kesuburan biasanya menurun signifikan setelah usia 35 tahun.
Dengan egg freezing, sel telur dapat disimpan dalam kondisi terbaik sehingga peluang kehamilan di kemudian hari tetap ada meski usia terus bertambah.
Keputusan ini sekaligus menjadi cara Wulan untuk memberikan ruang kemungkinan tanpa merasa terbebani oleh waktu biologis.
Sikap Terbuka yang Inspiratif
Apa yang dilakukan Wulan Guritno menjadi menarik karena ia memilih membicarakannya secara terbuka di ruang publik.
Di Indonesia, topik kesehatan reproduksi, apalagi terkait prosedur medis seperti egg freezing, masih sering dianggap tabu.
Padahal, langkah tersebut semakin relevan bagi banyak perempuan yang menyeimbangkan antara karier, keluarga, dan pilihan hidup pribadi.
Keterbukaan Wulan dapat memberi inspirasi bagi perempuan lain untuk lebih peduli pada kesehatan reproduksi dan tidak ragu mencari informasi medis yang sesuai.
Ia menekankan bahwa usaha untuk menjaga kemungkinan memiliki anak bukan hanya soal doa, tetapi juga tindakan nyata yang bisa ditempuh sesuai perkembangan ilmu kedokteran.
Perspektif Pribadi dan Masa Depan
Bagi Wulan, keputusan ini bukan sebuah tekanan, melainkan pilihan. Ia menekankan bahwa dirinya tidak berorientasi semata-mata pada hasil, melainkan pada kesiapan menghadapi segala kemungkinan.
Jika nantinya ia kembali menikah dan dikaruniai anak, ia telah menyiapkan jalannya. Namun jika tidak, ia tetap merasa tenang karena sudah berusaha.
Sikap ini mencerminkan kedewasaan dan kemandirian seorang perempuan yang telah melalui banyak pengalaman hidup.
Dengan tiga anak yang sudah besar, Wulan tetap memandang masa depan dengan pikiran terbuka. Baginya, memiliki anak lagi hanyalah bonus, sementara yang utama adalah menata kehidupan dengan seimbang, sehat, dan bahagia.
Keputusan Wulan Guritno menjalani egg freezing adalah cerminan dari kesadaran diri serta penghargaan terhadap ilmu pengetahuan.
Di usianya yang ke-44, ia menunjukkan bahwa setiap perempuan berhak mengatur pilihan reproduksinya tanpa tekanan.
Keterbukaannya pun menjadi pintu diskusi baru mengenai pentingnya kesehatan reproduksi dan opsi medis yang tersedia bagi perempuan di Indonesia.***
- wulan guritno
- Egg Freezing
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.