- Home
-
- Entertainment
-
- Wulan Guritno Lakukan Eg...
Wulan Guritno Lakukan Egg Freezing di Usia 44, Siap Nikah Lagi!
Sabtu, 13 Sep 2025, 13:15 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM â Di tengah gemerlap dunia hiburan dan sorotan publik, Wulan Guritno menunjukkan bahwa tak ada kata terlambat untuk merancang ulang hidup dan harapan. Di usia menjelang 45 tahun, aktris senior ini mengambil langkah berani yakni membekukan sel telur (egg freezing) sebagai antisipasi masa depan, sambil tetap membuka diri terhadap cinta dan pernikahan baru.
Wulan Guritno, yang telah memiliki tiga orang anak dari pernikahan sebelumnya, mengungkapkan keinginannya untuk menambah momongan bila kelak bertemu dengan pasangan yang tepat. âAku ingin punya anak lagi sebelum umur 45. Jadi kan waktu aku tinggal dua tahun lagi nih,â katanya dalam wawancara di kanal YouTube âCurhat Bangâ bersama Denny Sumargo.Â
Langkah membekukan sel telur diambil bukan karena tekanan, melainkan sebagai bentuk keseriusan atas kondisi biologis dan waktu. Usia di atas 40 tahun memang dikenal sebagai fase ketika kesuburan perempuan mulai menurun.
Membekukan sel telur (egg freezing) di usia 40âan memang bisa dilakukan, tapi âamanâ dan âberhasilâ sangat tergantung banyak faktor. Banyak risiko, peluang, dan hal-hal yang perlu diperhatikan.
Selain mempersiapkan aspek medisnya, Wulan tidak malu-malu menyuarakan bahwa ia siap membuka lembaran hidup baru bersama pendamping hidup yang sah. âAku memang pengen punya pendamping lagi, suami, bukan hanya pacar,â ujarnya.
Ia tak menuntut waktu buru-buru, melainkan menunggu kejelasan dari hati yang klop, selaras, sefrekuensi. Keputusannya benar-benar berdasarkan kemantapan hati dan kesiapan diri.
Banyak media kesehatan dan gaya hidup menyebut egg freezing sebagai prosedur yang makin populer di khalayak perempuan usia matang yang mengutamakan karier, kesehatan, dan opsi dalam kehidupan.
Egg freezing sendiri melibatkan stimulasi ovarium, pengambilan sel telur matang, dan pembekuan dengan teknik khusus agar kualitasnya tetap terjaga. Saat kondisi memungkinkan, sel telur tersebut bisa dicairkan untuk proses in vitro fertilization (IVF). Namun, perlu diingat bahwa probabilitas keberhasilan tidak selalu tinggi, tergantung usia saat membekukan dan kualitas sel serta faktor kesehatan lainnya.
Cerita Wulan menyuguhkan pesan kuat bagi banyak wanita: bahwa memilih menunda sesuatu, asalkan tetap persiapan, bukan tanda kelemahan tetapi keberanian dan tanggung jawab atas diri sendiri. Di usia yang dianggap telah matang, bukan berarti menyerah, justru bisa menjadi momentum untuk merangkai harapan baru dengan lebih bijak.
- wulan guritno
- Egg Freezing
Redaktur: Nuraini Andriani
Penulis: Nuraini Andriani
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.