- Home
-
- Entertainment
-
- Menkeu Purbaya Sebut Ana...
Menkeu Purbaya Sebut Anaknya Masih Kecil nan Polos, Netizen Sentil Flexing Tabungan Prioritas!
Jum'at, 12 Sep 2025, 17:00 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, mendadak jadi sorotan publik usai unggahan putranya, Yudo Sadewa, viral di media sosial.
Yudo sebelumnya memicu kontroversi lantaran menyebut mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai âagen CIAâ dalam sebuah unggahan Instagram Story.
Menanggapi ramainya perbincangan tersebut, Purbaya akhirnya buka suara. Ia menegaskan bahwa ucapan anaknya tidak bisa dijadikan tolok ukur yang serius karena masih dilandasi sikap kekanak-kanakan.
âDia enggak ngerti, masih kecil, sudah saya larang untuk tidak main Instagram lagi. Jadi anak kecil enggak ngerti apa-apa,â ujar Purbaya kepada awak media.
Lebih lanjut, Purbaya mengaku tak menyangka setiap gerak-gerik keluarganya akan dipantau begitu ketat setelah dirinya resmi menjabat di pemerintahan.
âDan kita juga enggak biasa kan, biasanya santai-santai enggak ada yang liatin, rupanya tiba-tiba dilihatin semuanya setiap gerakan. Baru tahu saya,â tambahnya.
Jejak Digital Mulai Dikulik
Pernyataan Purbaya tidak serta-merta meredakan kehebohan. Warganet justru makin ramai membongkar jejak digital Yudo Sadewa.
Setelah unggahan soal âagen CIAâ menuai kritik, beredar pula video lama Yudo yang membahas âciri-ciri orang miskinâ sembari memperlihatkan kartu BCA Prioritas di tangannya.
Dalam video tersebut, Yudo berkomentar, âOrang miskin biasanya rasis terhadap satu sama lain. Lu kalau misalnya ke BCA Prioritas nih, lu kalau datang ke kantornya, enggak peduli orang (dengan ras).â
Potongan kalimat itu sontak memantik reaksi pedas dari netizen. Banyak yang menilai gaya bicara Yudo mengandung nada merendahkan serta memperlihatkan sikap pamer alias flexing dengan menonjolkan status nasabah prioritas.
Netizen Sentil Soal âPrivilegeâ
Unggahan lama itu membuat publik bertanya-tanya mengenai pola asuh keluarga pejabat dan seberapa besar pengaruh âprivilegeâ terhadap cara anak-anak mereka memandang realitas sosial.
Warganet menyoroti bahwa keberadaan kartu prioritas bukanlah hal yang bisa diraih sembarang orang.
Ada pula yang menyindir balik pernyataan Purbaya bahwa anaknya masih polos.
âKalau benar masih kecil dan polos, kok bisa ngerti soal nasabah prioritas? Kayaknya enggak polos-polos amat,â tulis warganet lain.
Tantangan Baru Bagi Figur Publik
Kisruh ini mencerminkan tantangan baru yang dihadapi keluarga pejabat di era digital. Jejak digital anak-anak pejabat kerap menjadi sorotan publik, bahkan bisa menyeret reputasi orang tua yang sedang menjabat posisi strategis.
Kasus Yudo Sadewa sekaligus menjadi pengingat bahwa ruang media sosial bukan lagi area privat. Unggahan yang dianggap bercanda atau sekadar opini bisa bertransformasi menjadi isu nasional dalam hitungan jam.
Bagi Purbaya, langkah melarang anaknya bermain Instagram mungkin bisa menjadi solusi jangka pendek.
Namun, tantangan ke depan adalah bagaimana memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang etika digital, terutama ketika status keluarga sudah otomatis melekat dengan simbol kekuasaan.
Ketika isu ekonomi, kesenjangan, dan privilege masih hangat diperbincangkan, setiap kata yang keluar dari keluarga pejabat tentu akan mendapat perhatian ekstra dari publik.***
- Yudo Sadewa
- Anak Menkeu Purbaya
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.