Terkuak Sosok Pemicu Penjarahan Rumah Uya Kuya? Polisi Buru Provokator Medsos yang Picu Aksi Brutal

Selasa, 09 Sep 2025, 14:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM – Isu penjarahan rumah artis dan politisi Uya Kuya masih mengundang sorotan. Setelah Polres Metro Jakarta Timur menetapkan 12 tersangka, termasuk pelaku utama, penjarah, hingga seorang provokator media sosial. Penyelidikan kini diarahkan untuk mengungkap siapa sebenarnya sosok yang membahayakan suasana publik lewat konten viral.

12 Tersangka, Beragam Peran dalam Kekacauan

Pada Sabtu malam, 30 Agustus 2025, massa menyerbu rumah Uya Kuya di Pondok Bambu, Jakarta Timur. Polres Jaktim kemudian menetapkan 12 orang sebagai tersangka, termasuk:

Ket. Foto: Begini Reaksi Uya Kuya, Setelah Rumahnya Dijarah Massa. — Sumber: Ist.
  • 7 pelaku penjarahan,

  • 4 yang menyerang petugas,

  • 1 provokator medsos yang diduga menyebarkan imbauan menjarah via platform digital.
    “Masih kami dalami, koordinasi dengan siber Mabes juga sedang berjalan,” ujar Kasatreskrim AKBP Dicky Fertoffan.

Provokator Medsos Ditangkap, Pelan tapi Pasti

Polisi mengamankan seorang terduga provokator yang beroperasi dari wilayah Depok. Dua unit ponsel yang digunakan untuk mengoperasikan akun TikTok telah disita sebagai barang bukti. Penyidik masih menyelidiki apakah ia hanya pion kecil atau bagian dari jaringan lebih besar.

Kasus Kucing Ikut Tresek: Dua Tersangka Tambahan

Penjarahan tak hanya menyasar barang berharga, namun juga tindakan perampasan hewan peliharaan, seperti kucing Uya Kuya, juga terjadi. Dua pelaku baru ditangkap karena membawa kabur kucing tersebut.
Pasangan ini menambah daftar tersangka yang kini sudah mencapai duabelas orang.

Pencarian Dalang: Siapa yang Memantik Segalanya?

Polisi terus memburu aktor intelektual di balik aksi ini, figur yang memprovokasi massa dari balik layar melalui media sosial, mendorong tindakan anarkis. Hingga kini, identitas dan motive mereka belum terungkap.

Pasca kejadian traumatis itu, Uya mengaku masih bertahan di safe house bersama keluarga demi keamanan. Ia menegaskan bahwa ia tidak melarikan diri ke luar negeri, seperti yang sempat beredar rumor.

“Saya masih ada di safe house, di rumah aman,” ujarnya tegas di kanal YouTube Intens Investigasi.

Insiden penjarahan yang menimpa rumah Uya Kuya membuka persoalan baru tentang pengaruh media sosial dalam memicu tindakan massa. Sementara para pelaku sudah ditetapkan, aparat masih mengejar sosok intelektual yang memanipulasi kondisi kerusuhan melalui provokasi digital. Kegaduhan ini menjadi pelajaran penting tentang pentingnya kontrol konten daring, terutama menjelang momentum-momentum politik dan sosial.

  • Uya Kuya
  • penjarahan rumah Uya Kuya

Redaktur: Nuraini Andriani

Penulis: Nuraini Andriani

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.