Pernah Dialami Zaskia Sungkar, Kenali Gejala dan Upaya Pengobatan Endometriosis
Senin, 08 Sep 2025, 08:00 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Perjalanan Zaskia Sungkar dalam mendapatkan keturunan sempat diwarnai tantangan besar.
Ia pernah mengungkapkan bahwa dirinya mengidap endometriosis, sebuah kondisi medis yang kerap menjadi penghalang bagi banyak perempuan untuk hamil secara alami.
Meski terdengar menakutkan, kisah Zaskia menunjukkan bahwa dengan penanganan tepat, harapan untuk menjadi seorang ibu tetap terbuka lebar.
Apa Itu Endometriosis?
Endometriosis terjadi ketika jaringan mirip lapisan dinding rahim (endometrium) justru tumbuh di luar rahim, misalnya di ovarium, tuba falopi, atau rongga panggul.
Jaringan ini tetap merespons perubahan hormon bulanan, sehingga menimbulkan perdarahan kecil, peradangan, hingga terbentuknya jaringan parut. Akibatnya, perempuan dengan kondisi ini sering mengalami nyeri hebat dan kesulitan untuk hamil.
Gejala yang Sering Dirasakan
Zaskia sendiri pernah mengaku bahwa siklus haidnya tidak mudah dilalui. Hal ini sejalan dengan gejala umum endometriosis, seperti:
Nyeri haid intens yang tidak kunjung membaik meski minum obat.
Nyeri panggul kronis, bisa muncul sebelum atau sesudah menstruasi.
Rasa sakit saat berhubungan seksual, yang kerap mengganggu kualitas hidup.
Gangguan pencernaan seperti kembung, diare, atau sembelit terutama saat menstruasi.
Kesulitan hamil, karena jaringan parut dapat mengganggu fungsi organ reproduksi.
Gejala bisa berbeda pada tiap perempuan. Ada yang hanya mengalami nyeri ringan, ada pula yang hampir tak bisa beraktivitas setiap kali menstruasi tiba.
Upaya Pengobatan dan Perjuangan Zaskia
Tidak ada obat yang benar-benar menghilangkan endometriosis, namun gejalanya bisa dikendalikan. Langkah pertama biasanya dengan obat pereda nyeri dan terapi hormonal, misalnya pil KB atau suntikan hormon untuk menekan pertumbuhan jaringan.
Dalam kasus tertentu, operasi laparoskopi menjadi pilihan untuk mengangkat jaringan endometriosis. Zaskia sendiri pernah menjalani tindakan medis serupa sebagai bagian dari usahanya.
Setelah itu, ia bersama Irwansyah menjalani program bayi tabung yang akhirnya membuahkan kehamilan pertama mereka.
Keberhasilannya melewati fase sulit ini membuktikan bahwa endometriosis bukan akhir dari mimpi menjadi seorang ibu.
Dengan disiplin menjaga pola hidup sehat, menjalani pengobatan, serta dukungan penuh keluarga, peluang hamil tetap ada.
Inspirasi dari Kisah Zaskia Sungkar
Kisah Zaskia memberi harapan bagi banyak perempuan yang mungkin tengah menghadapi diagnosis serupa. Endometriosis memang bisa menimbulkan rasa sakit fisik sekaligus tekanan mental.
Namun, pengalaman Zaskia menunjukkan pentingnya kesabaran, konsistensi berobat, dan semangat pantang menyerah.
Hari ini, ia bahkan tengah menyambut kehamilan keduanya, sebuah pencapaian yang mungkin dulu terasa sulit dibayangkan.***
- zaskia sungkar
- endometriosis
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.