Bahaya Tak Terduga Teh Hijau, Minuman Sehat yang Bisa Jadi Racun Jika Keblabasan Minum!

Senin, 08 Sep 2025, 16:45 WIB
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Teh hijau sering dipuja-puji sebagai minuman ajaib yang mampu menjaga kesehatan tubuh dan bikin awet muda. Dengan kandungan antioksidan tinggi, terutama katekin dan EGCG, teh hijau dipercaya mampu menurunkan risiko kanker, melancarkan metabolisme, menjaga jantung tetap sehat, bahkan membantu menurunkan berat badan. 
Tak heran kalau minuman ini disebut sebagai super drink yang wajib diminum setiap hari.
Namun, apa jadinya kalau segelas teh hijau yang dianggap sehat itu justru berubah jadi ancaman diam-diam bagi tubuh? Faktanya, konsumsi berlebihan bisa membawa efek samping serius yang tak boleh disepelekan.
Manfaat Teh Hijau, Tidak Perlu Diragukan
Teh hijau berasal dari daun Camellia sinensis yang diolah dengan minim oksidasi sehingga kaya akan antioksidan. Banyak penelitian membuktikan bahwa teh hijau mampu menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, Alzheimer, hingga parkinson. Kandungan kafeinnya juga bisa membuat tubuh lebih fokus dan semangat membakar kalori.
Bahkan, banyak orang memasukkan teh hijau sebagai bagian penting dalam program diet sehat mereka. Namun, manfaat ini hanya berlaku jika dikonsumsi dengan bijak. Karena jika terlalu banyak, efeknya justru bisa berbalik arah.
Bahaya Minum Teh Hijau Terlalu Sering
1. Gangguan Lambung
Tanin dalam teh hijau bisa meningkatkan produksi asam lambung. Jika diminum berlebihan, terutama saat perut kosong, kamu bisa mengalami mual, refluks asam, sembelit, atau iritasi lambung. Air seduhan yang terlalu panas bahkan memperparah efek ini.
2. Kelebihan Kafein
Meski kandungan kafeinnya lebih rendah daripada kopi, jika kamu nekat minum 8–10 cangkir sehari, risiko insomnia, jantung berdebar, pusing, hingga kecemasan bisa meningkat. Pada orang sensitif, efeknya jauh lebih parah.
3. Gangguan Fungsi Hati
Katekin, terutama EGCG, bisa jadi racun jika dikonsumsi berlebihan, terutama dalam bentuk suplemen. European Food Safety Authority (EFSA) memperingatkan bahwa dosis lebih dari 800 mg EGCG per hari bisa memicu peradangan hingga kerusakan hati.
4. Penyerapan Zat Besi Terganggu
Kandungan tanin dalam teh hijau dapat menghambat penyerapan zat besi dari makanan nabati. Jika diminum berlebihan bersamaan dengan makan, risiko anemia defisiensi besi meningkat, terutama pada anak-anak, ibu hamil, dan wanita menstruasi.
Jadi, Harus Minum Berapa Banyak?
Ahli gizi menyarankan konsumsi 3–5 cangkir per hari sebagai batas aman. Lebih dari itu, manfaatnya justru bisa berubah menjadi bumerang.
Minum teh hijau memang sehat, tapi bukan berarti bisa diminum tanpa batas. Ingat, segala sesuatu yang berlebihan tetap berbahaya. 
Jika ingin mendapatkan manfaatnya, konsumsilah dengan bijak dan imbangi dengan pola makan sehat serta gaya hidup seimbang.
  • Diet Sehat
  • teh hijau

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.