Hari Ini Mahasiswa Unpad ‘Piknik Nasional’ di DPR Tagih 17+8! Rakyat Pantau, Wakil Rakyat Malah Asik Hiling!
Jum'at, 05 Sep 2025, 15:35 WIB
JAKARTA, KUCANTIK.COM â Siang ini, suasana di depan Gedung DPR RI berubah jadi âpiknik damaiâ bukan cuma gerakan biasa. Mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung menggelar aksi kreatif bertajuk âPiknik Nasional Rakyat: Deadline Day Tuntutanâ¯17+8!â, menuntut respon cepat dari DPR dan pemerintah atas tuntutan publik mereka.
Sekitar pukul 13.45 WIB, massa berkumpul di depan Gedung TVRI, Jalan Gerbang Pemuda, lalu berjalan kaki menuju DPR. Mereka tiba dengan kondisi lalu lintas yang masih dibuka meski sedikit tersendat karena hujan sebelumnya, arus tetap kondusif.
Ket. Foto: Mahasiswa Unpad Gelar "Piknik Nasional Rakyat" di DPR. — Sumber: Fahri/Kucantik.com
Uniknya, alihâalih bawa pentungan atau bakar ban, mereka justru membawa alas duduk dan selimut kecil. Ya, mereka menggelar âPiknik Nasional Rakyatâ sebagai bentuk aksi damai.
Aksi piknik bukan tanpa makna. Para mahasiswa duduk melingkar seperti sedang bersantai, mengenakan almamater navy dan pakaian warna cerah pink, hijau, atau biru sebagai simbol damai sekaligus protes kreatif. "Kita tunjukkan bahwa aspirasi bisa disampaikan tanpa harus menimbulkan ketegangan," begitu kata orator di lokasi.
Rangkaian ini mengikuti âSeruan Aksi Damai Nasionalâ dari BEM Unpad, yang menegaskan bahwa hari ini adalah tenggat terakhir untuk menagih 17+8 tuntutan rakyat. Mereka menyerukan agar seluruh elemen masyarakat turut turun memberi suara dengan tatanan damai dan penuh kreativitas.
Menurut seruan aksi BEM Unpad, momentum ini adalah tenggat akhir bagi DPR dan pemerintah untuk menanggapi 17+8 tuntutan rakyat. Aksi berlangsung dari pukul 13.00 hingga 16.30 WIB, dengan pesan utama: âKita ingin bukti konkret, bukan hanya kata âakanâ atau âmintaâ.â Suasana "piknik" pun jadi simbol bahwa aspirasi bisa disampaikan dengan damai namun tajam.
Aksi ini menyuarakan kepedulian generasi muda yang kreatif, enerjik, dan tetap hormat, menegaskan bahwa politik bisa lebih manusiawi tanpa melewati batas.
Setelah aksi âPiknik Nasional Rakyatâ yang digelar mahasiswa Unpad di depan Gedung DPR, langkah selanjutnya dapat dipastikan sangat krusial.
Sebelumnya, perwakilan mahasiswa menerima audiensi dari DPR. Hal ini menunjukkan bahwa saluran formal tetap terbuka, hanya tinggal menunggu tindak lanjut konkrit dari beleid DPR.