Kisah Affan Kurniawan: Tulang Punggung Keluarga, Mimpi Bangun Rumah di Kampung Gugur Usai Tewas Dilindas Rantis Brimob
Sabtu, 30 Agu 2025, 12:00 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Kisah pilu kembali mewarnai Indonesia. Nama Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol), kini menjadi sorotan setelah nyawanya terenggut tragis usai dilindas kendaraan taktis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.
Di balik tubuh Affan yang sudah terbujur kaku, tersimpan cerita haru tentang anak muda sederhana dengan mimpi besar yang belum sempat terwujud.
Ibunda Affan, Erlina, mengungkapkan betapa anaknya selama ini menjadi tumpuan keluarga.Â
Meski hanya berprofesi sebagai ojol, Affan kerap menyisihkan rezekinya untuk membiayai sekolah sang adik.Â
âKalau saya lagi nggak ada, dia yang bayarin adiknya sekolah, beli baju, sepatu, bahkan kebutuhan kecil lain,â ucap Erlina di sela isak tangis saat ditemui wartawan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Jumat, 29 Agustus 2025.
Tak hanya itu, Affan juga menyimpan cita-cita mulia, membangun rumah di kampung halaman.Â
Baginya, hidup di kos-kosan Jakarta hanyalah persinggahan. Ia ingin memberikan kenyamanan bagi orang tua dan adik-adiknya dengan sebuah rumah sederhana di tanah sendiri.Â
âDia mau beli tanah buat nanti pulang, terus bangun rumah, karena kami di sini cuma ngontrak,â tambah Erlina.
Sosok Affan dikenal pendiam, tak banyak bicara, dan lebih memilih menekuni pekerjaannya daripada bergaul tanpa arah.Â
Sang ibu mengenangnya sebagai pekerja keras yang nyaris tak mengenal lelah.Â
âAnaknya nggak banyak ngobrol, cuma seperlunya. Pulang narik langsung mandi, tidur sebentar, lalu berangkat lagi. Dari pagi sampai malam terus begitu,â cerita Erlina.
Senada dengan istrinya, Zulkifli, ayah Affan, menegaskan bahwa anaknya bukan tipe pemuda yang suka keluyuran atau ikut-ikutan hal negatif.Â
âLangsung pulang ke rumah, masuk kamar, nggak pernah nongkrong. Kalau ketemu orang paling cuma sapa sebentar. Coba saja tanya warga sekitar, pasti tahu dia anak baik,â kata Zulkifli dengan mata berkaca-kaca.
Kini, mimpi Affan untuk membangun rumah di kampung dan menjadi penopang keluarga harus terhenti.Â
Kehilangan Affan bukan hanya duka bagi orang tua dan adiknya, tapi juga menjadi tamparan keras bagi masyarakat luas, betapa seorang anak muda pekerja keras bisa direnggut begitu saja tanpa sempat mewujudkan cita-citanya.
Affan bukan sekadar korban. Ia adalah simbol anak bangsa yang berjuang di jalanan demi keluarga, namun harus meregang nyawa dengan cara tragis yang tak adil.
- Ojol
- Ojek Online
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.