Mpok Alpa Tetap Susui Anak Kembar Meski Sakit Kanker Payudara, Apakah Aman untuk Ibu dan Bayi?

Sabtu, 23 Agu 2025, 05:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Menyusui merupakan momen penting yang memberikan manfaat besar, baik untuk kesehatan ibu maupun bayi. Namun, bagaimana jika seorang ibu didiagnosis kanker payudara? Pertanyaan ini menjadi sorotan publik setelah kisah perjuangan komedian sekaligus presenter Mpok Alpa.

Sebelum meninggal dunia pada Jumat, 15 Agustus 2025 akibat kanker payudara, Mpok Alpa tetap berusaha memberikan ASI kepada dua putra kembarnya, Raffa Ahmad Darmadina dan Raffi Ahmad Darmadina, yang lahir pada Senin, 7 Juli 2024.

Ket. Foto: — Sumber: Freepik

Dalam sebuah wawancara, pemilik nama asli Nina Carolina itu bercerita bahwa ia harus menyusui anak kembarnya secara bergantian. “Satu gue pegang nyusuin, yang satu gue sumpel pakai empeng, karena nggak mungkin kanan kiri bareng. Jadi gantian,” ucapnya, dikutip dari YouTube Trans7 Official.

Menurut pengakuannya, si kembar rutin menyusu setiap 2 jam sekali di malam hari. Beruntung, Mpok Alpa mendapat dukungan penuh dari sang suami, Ajie Darmaji, yang membantunya ketika salah satu bayi terbangun. “Kadang satu udah anteng, satunya minta. Laki gue tuh bantuin,” tambahnya.

Di balik rutinitas tersebut, perjuangan Mpok Alpa jauh lebih berat karena sejak hamil ia harus menjalani pengobatan kanker payudara. Presenter Irfan Hakim menyebut bahwa sahabatnya itu bolak-balik ke Malaysia untuk menjalani perawatan.

“Setelah melahirkan, baru dilakukan pengobatan yang cukup keras,” ujarnya dalam acara FYP Trans7.

Raffi Ahmad pun mengungkapkan hal serupa. Ia menilai perjuangan Mpok Alpa luar biasa karena tetap menjaga kehamilan sambil melawan kanker.

“Kita bersyukur Raffa dan Raffi lahir dengan selamat,” ucapnya.

Apakah Ibu dengan Kanker Payudara Boleh Menyusui?

Mengutip laman WebMD, ibu dengan kanker payudara masih bisa menyusui, tetapi semuanya harus berdasarkan rekomendasi dokter. Ada beberapa kondisi medis yang membuat ibu tidak dianjurkan memberikan ASI, di antaranya:

  1. Kemoterapi dan terapi hormon – Obat-obatan ini dapat masuk ke ASI dan membahayakan bayi. Menyusui harus dihentikan sementara hingga pengobatan selesai.

  2. Operasi – Dokter biasanya menyarankan berhenti menyusui untuk menurunkan risiko infeksi dan memperlancar prosedur medis.

  3. Terapi radiasi – Sebagian perempuan bisa tetap menyusui tergantung jenis radiasi yang dijalani, namun tetap harus dipantau dokter.

Tips Menyusui untuk Ibu dengan Kanker Payudara

Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:

  • Memompa ASI untuk menjaga suplai, meski harus dibuang saat pengobatan aktif.

  • Siap menghadapi hambatan seperti perubahan produksi ASI pasca operasi atau radiasi.

  • Konsultasi dengan konsultan laktasi untuk menemukan posisi dan cara terbaik.

  • Komunikasi dengan dokter obgyn agar keputusan menyusui aman bagi ibu dan bayi.

Kisah Mpok Alpa menjadi bukti nyata bahwa kasih seorang ibu begitu besar, bahkan di tengah perjuangan melawan penyakit serius. Dengan pendampingan medis yang tepat, ibu dengan kanker payudara tetap memiliki kesempatan untuk memberikan ASI, meski tidak selalu penuh.

  • Kanker Payudara
  • pengidap kanker payudara menyusui

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.