Selingkuh Gaya Baru! Ini Fakta Mengejutkan di Balik Tren Monkey-Barring, Kamu Korban atau Pelaku?

Kamis, 21 Agu 2025, 17:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Tren dalam dunia kencan modern terus berkembang, dan salah satu yang sedang ramai diperbincangkan adalah istilah “monkey?barring”. Istilah ini menggambarkan perilaku seseorang yang seakan tak pernah benar-benar sendiri, dia terus melompat dari satu hubungan ke hubungan lain tanpa jeda, persis seperti monyet yang berpindah dari dahan ke dahan lainnya.

Dilansir dari New York Post, fenomena ini termasuk dalam pola hubungan yang berbahaya dan dianggap sebagai perselingkuhan emosional versi modern. Penjelasan ini disampaikan oleh pakar hubungan dari aplikasi Taimi, Angelika Koch, yang secara tegas membedakan antara monkey?barring dengan polyamory.

Ket. Foto: ‘Monkey-barring’ adalah tren kencan baru yang toxic, inilah mengapa para ahli menyebutnya ‘perselingkuhan’ — Sumber: New York Post

“Monkey?barring and polyamory are fundamentally different. Monkey?barring is based on codependency and is arguably a form of cheating, while polyamory is about loving multiple people with full consent from everyone involved,” terang Koch, seperti dikutip dari Vice.

Menurut Koch, individu yang melakukan monkey?barring biasanya mengalami keterbelakangan dalam aspek emosional. Mereka terjebak dalam ketakutan untuk sendiri dan menghindari proses penyembuhan dari luka hubungan masa lalu.

“Mereka hidup dalam ketakutan, menghindari kerja keras yang dibutuhkan untuk lebih baik. Pembatasan aktivitas fisik memberikan rasa aman emosional yang palsu, tetapi justru merampas kesempatan seseorang untuk mengembangkan diri,” jelasnya.

Lebih dari itu, Koch menyebutkan bagaimana perilaku semacam ini justru menghambat kemampuan seseorang untuk membangun hubungan sehat, karena mereka tidak punya waktu untuk mengenal diri sendiri secara mendalam sebelum terlibat kembali dalam sebuah komitmen.

Monkey?barring hanyalah salah satu dari segudang tren kencan toksik yang tengah mengemuka. Sebelumnya, publik sempat jasa mengenal istilah “Banksying”, ketika seseorang secara perlahan menjadi menjauh secara emosional dan meninggalkan pasangan tanpa penjelasan, akan meninggalkan dampak yang mengejutkan seperti karya seni Banksy yang muncul tiba-tiba.

Tak ketinggalan juga tren “submarining”, yaitu ketika seseorang menghilang dari percintaan selama berbulan-bulan, lalu muncul lagi secara tiba-tiba melalui pesan pribadi seolah tak pernah terjadi apa-apa.

Sebagai penutup, para ahli hubungan mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap tren-tren kencan seperti ini. Setiap dinamika baru seperti monkey?barring, Banksying, atau submarining yang menjadi sinyal bahaya bahwa hubungan modern bisa menjadi arena manipulasi emosional. Intinya, pastikan kehadiranmu dihargai, bukan dijadikan sandaran sementara.

  • Toxic Relationship
  • monkey-barring

Redaktur: Nuraini Andriani

Penulis: Nuraini Andriani

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.