Geger Bayi Tertua di Dunia Lahir dari Embrio 31 Tahun, Disimpan Sejak 1994
Selasa, 19 Agu 2025, 13:15 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Dunia medis kembali dikejutkan dengan sebuah kelahiran yang tidak biasa. Di Amerika Serikat, lahirlah seorang bayi bernama Thaddeus Daniel Pierce, yang dijuluki sebagai âbayi tertua di dunia.âÂ
Bukan tanpa alasan, Thaddeus lahir dari sebuah embrio yang telah dibekukan sejak tahun 1994, lebih dari tiga dekade lalu!
Bayi spesial ini lahir pada 26 Juli 2025 dari pasangan Lindsey dan Tim Pierce, yang sebelumnya mengikuti program adopsi embrio.Â
Diketahui, embrio tersebut berasal dari seorang wanita bernama Linda Archerd (62 tahun), yang sejak lama telah berjuang dengan program bayi tabung (IVF).Â
Kisah di balik kelahiran ini pun langsung menjadi sorotan media internasional.
Embrio yang Tidur 30 Tahun
Kisah bermula pada awal 1990an ketika Linda dan suaminya menjalani IVF setelah kesulitan memiliki keturunan.Â
Pada 1994, mereka berhasil menciptakan empat embrio. Satu embrio berhasil melahirkan seorang putri, yang kini berusia 30 tahun dan sudah punya anak.Â
Sementara tiga embrio lainnya dibekukan dan tetap tersimpan selama puluhan tahun.
Setelah bercerai, Linda memperoleh hak penuh atas embrio tersebut.Â
Ia kemudian memutuskan untuk menyerahkannya lewat program âadopsi embrioâ.Â
Menariknya, Linda punya kriteria khusus, ia ingin embrionya diadopsi pasangan kulit putih, menikah, dan beragama Kristen.Â
Keluarga Pierce pun cocok dengan persyaratan ini, hingga akhirnya embrio itu diberikan kepada mereka.
Rekor Tak Terduga
Bagi Lindsey dan Tim, keputusan ini awalnya bukan soal sensasi.Â
âKami tidak berniat memecahkan rekor apa pun. Kami hanya ingin punya bayi,â ungkap Lindsey.Â
Namun siapa sangka, langkah mereka justru mencetak sejarah baru di dunia medis.
Meski proses persalinan sempat sulit, pasangan ini akhirnya menyambut Thaddeus dengan penuh syukur.Â
Mereka menggambarkan bayinya sebagai sosok tenang, berharga, dan penuh keajaiban.
Sementara itu, Linda sang donor embrio, merasakan ikatan batin yang kuat.Â
Saat pertama kali melihat foto Thaddeus, ia langsung meneteskan air mata.
âDia mirip sekali dengan putri saya saat masih bayi. Tidak ada keraguan bahwa mereka benar-benar saudara kandung,â tuturnya haru.
Ilmu, Harapan, dan Keajaiban
Proses transfer embrio dilakukan di sebuah klinik yang dipimpin ahli endokrinologi reproduksi, John Gordon.Â
Ia menegaskan bahwa kliniknya berkomitmen memberi kesempatan hidup pada setiap embrio, berapapun usianya.
Kelahiran Thaddeus bukan hanya jadi catatan medis bersejarah, tapi juga simbol bahwa keajaiban bisa lahir dari teknologi, harapan, dan cinta.
- Embrio Beku
- bayi tertua di dunia
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.