Filler Bahu ala Jennie BLACKPINK Jadi Tren Baru, Bukti Standar Kecantikan Korea Selatan Makin Tinggi

Senin, 18 Agu 2025, 08:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Tren kecantikan di Korea Selatan kembali menghadirkan fenomena baru yang tak terduga. Setelah prosedur wajah, rahang, hingga leher populer dalam beberapa tahun terakhir, kini giliran bahu yang menjadi pusat perhatian.

Prosedur filler bahu, sebuah teknik non-bedah untuk menciptakan tampilan bahu lebih tegak, tinggi, dan simetris, tengah ramai dibicarakan publik.

Ket. Foto: — Sumber: Instagram/jennierubyjane

Filler bahu muncul seiring meningkatnya perhatian masyarakat Korea terhadap detail visual, termasuk garis bahu. Bahu dengan sudut mendekati 90 derajat dianggap sebagai simbol keanggunan, kesan ramping, dan feminin, terutama saat mengenakan gaun off-shoulder atau pakaian tanpa lengan.

Popularitas prosedur ini kian melonjak karena banyak yang mengaitkannya dengan siluet bahu Jennie, personel BLACKPINK, yang kerap menjadi sorotan.

Melansir dari Girin Plastic Surgery, filler bahu dilakukan dengan menyuntikkan hyaluronic acid ke area bahu untuk mengubah kemiringan serta memperbaiki proporsi tubuh.

Prosesnya memakan waktu 20–30 menit per sesi dan hasilnya bisa langsung terlihat. Efek filler ini umumnya bertahan 6–18 bulan, bergantung pada metabolisme, gaya hidup, dan jenis bahan yang digunakan.

Fenomena ini semakin viral setelah seorang kreator konten Korea, Yunny, membagikan pengalamannya mencoba filler bahu demi mendapatkan tampilan ala Jennie. Video tersebut langsung menuai perhatian warganet dan memicu diskusi mengenai standar kecantikan yang kian ekstrem di era K-Pop.

Selain filler bahu, beberapa klinik estetika di Seoul juga menawarkan prosedur Trap Botox atau Barbie Botox yang berfungsi melemas otot trapezius agar bahu terlihat lebih panjang dan ramping.

Biaya filler bahu sendiri terbilang tinggi, berkisar antara 900.000 hingga 1.500.000 won Korea (Rp10,7–17,8 juta) per sesi, dengan rekomendasi 2–3 sesi untuk hasil optimal.

Tanggapan publik pun beragam. Sebagian mendukung prosedur ini karena dianggap praktis dan dapat meningkatkan rasa percaya diri, terutama bagi mereka yang sering tampil di depan kamera.

Namun, tak sedikit pula yang mengkritik tren ini sebagai tanda standar kecantikan semakin sulit dicapai. Beberapa netizen bahkan menyarankan olahraga atau latihan postur sebagai alternatif alami.

Para ahli medis mengingatkan bahwa meskipun tergolong non-bedah, filler bahu tetap memiliki risiko, seperti pembengkakan, asimetri, atau reaksi alergi. Efek jangka panjang juga belum banyak diteliti, sehingga konsultasi profesional sebelum melakukan prosedur sangat dianjurkan.

Munculnya filler bahu menandai pergeseran tren kecantikan Korea dari fokus pada wajah menuju estetika tubuh secara menyeluruh. Fenomena ini juga memperlihatkan bagaimana pengaruh idol K-Pop, seperti Jennie BLACKPINK, melampaui musik dan mode hingga membentuk standar fisik baru.

Bagi sebagian orang, filler bahu dianggap investasi untuk penampilan, sementara bagi yang lain, tren ini menjadi pengingat bahwa obsesi terhadap kesempurnaan visual bisa semakin menekan.

Pada akhirnya, keputusan untuk menjalani prosedur kecantikan sebaiknya didasari alasan pribadi, bukan semata mengikuti ekspektasi publik.

  • Jennie BLACKPINK
  • tren kecantikan

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.