Ibu Baru Wajib Tahu! 10 Kesalahan Populer Ibu yang Bisa Pengaruhi Tumbuh Kembang Bayi

Sabtu, 16 Agu 2025, 06:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Menjadi ibu baru adalah pengalaman yang penuh tantangan dan pelajaran baru, terlebih saat merawat bayi yang baru lahir. Namun, banyak ibu baru yang kerap tanpa sadar melakukan kesalahan kecil dalam perawatan si kecil yang pada akhirnya dapat memengaruhi tumbuh kembang bayi.

Berikut adalah 10 kesalahan umum yang sering terjadi saat merawat bayi baru berdasarkan berbagai panduan dan rekomendasi ahli.

Ket. Foto: — Sumber: Freepik

1. Terlalu Fokus pada Birth Plan

Ibu baru sering kali terlalu fokus pada birth plan menjelang persalinan. Padahal, fase setelah bayi lahir, terutama soal menyusui, sama pentingnya. Banyak yang menunda belajar teknik menyusui atau berkonsultasi dengan konselor laktasi sehingga mengalami kesulitan saat menyusui.

2. Kurang Memahami Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan

Banyak yang belum sadar bahwa 1000 hari pertama kehidupan bayi dimulai sejak janin dalam kandungan. Nutrisi yang optimal selama periode ini sangat krusial untuk perkembangan otak dan kesehatan bayi.

Ibu hamil yang mengalami mual atau susah makan perlu memastikan tetap mendapat asupan vitamin dan mineral penting seperti zat besi, asam folat, dan DHA.

3. Overthinking Saat Bayi Mengalami Fase GTM (Gerakan Tutup Mulut)

Fase GTM atau mogok makan pada bayi adalah hal yang normal. Namun, orang tua sebaiknya tetap memberikan asupan nutrisi lengkap sambil bersabar dan tidak panik.

4. Terlalu Sibuk Mencari Dot yang Mirip Puting Ibu

Banyak ibu baru yang terlalu sibuk mencari dot atau empeng yang mirip puting ibu, padahal belum tentu bayi mau menerima dot tersebut. Lebih penting untuk fokus pada teknik menyusui dan konsultasi jika mengalami kesulitan.

5. Melewatkan Pemberian Daging Sapi pada Bayi Usia 6 Bulan

Protein dan asam amino dari daging sapi sangat penting untuk pertumbuhan bayi, terutama tinggi badan. Ahli gizi merekomendasikan daging sapi diberikan setidaknya tiga kali seminggu setelah usia 8 bulan.

6. Salah Memilih Lemak Tambahan

Lemak yang baik seperti fish oil yang kaya DHA dan EPA sangat bermanfaat untuk perkembangan otak dan mencegah inflamasi. Memilih lemak tambahan yang salah bisa berdampak kurang baik bagi bayi.

7. Ambisi Memberikan Full ASI dan Menunda MPASI

MPASI sangat penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi yang tidak lagi tercukupi oleh ASI saja. Menunda MPASI demi hanya memberikan ASI bisa membuat kebutuhan nutrisi bayi kurang terpenuhi.

8. Takut Menggunakan Popok Newborn karena Takut Ruam

Popok sekali pakai newborn aman digunakan dan jauh lebih praktis dibandingkan popok kain. Kuncinya adalah membersihkan area pantat bayi dengan air mengalir, mengeringkannya, lalu mengoleskan krim pantat untuk mencegah ruam.

9. Tidak Mempersiapkan Dana untuk Vaksinasi Anak

Vaksin memerlukan biaya yang cukup besar, tetapi ini adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan bayi. Sebaiknya persiapkan dana vaksinasi sejak awal agar tidak terkendala di kemudian hari.

10. Belum Memahami Pentingnya Belajar dan Adaptasi dalam Merawat Anak

Menjadi ibu baru adalah proses belajar dan beradaptasi setiap hari. Kesalahan bisa terjadi, tapi yang utama adalah kemauan untuk terus belajar demi memberikan perawatan terbaik bagi si kecil agar tumbuh kembangnya optimal.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, ibu baru dapat menghindari kesalahan yang umum terjadi dan memberikan yang terbaik bagi kesehatan dan perkembangan bayi mereka.

  • Kesalahan Menjadi Ibu Baru
  • Pengalaman Menjadi Ibu Baru

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.