Menteri Pendidikan Ancam Roblox! Anak Bisa Jadi Brutal Gara Gara Main Game Online?
Senin, 04 Agu 2025, 14:45 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Dunia pendidikan Indonesia kembali digemparkan dengan pernyataan mengejutkan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Muâti tentang game roblox yang saat ini digandrungi banyak orang.
Saat menghadiri acara Kick-Off program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di SDN Cideng 02 Pagi, Jakarta Pusat, Senin (4/8/2025), Muâti mengungkapkan keprihatinannya terhadap kebiasaan anak-anak SD yang gemar bermain game RobloxÂ
Awalnya, Muâti hanya ingin mengingatkan siswa agar bijak menggunakan ponsel. Ia menyatakan bermain HP sebenarnya tak masalah, asal tidak berlebihan dan tidak mengakses konten kekerasan atau ujaran kasar.Â
Namun suasana berubah ketika seorang siswa tanpa sengaja menyebut game Roblox. Spontan, Muâti langsung menanggapi dengan larangan tegas.
âYang blok-blok itu, jangan main yang itu ya. Itu tidak baik,â ujar Muâti yang langsung menyita perhatian para guru dan orang tua.
Muâti menjelaskan banyak konten dalam Roblox mengandung unsur kekerasan yang terselubung.Â
Ia menyoroti bahaya laten dari game semacam itu bagi anak-anak usia sekolah dasar yang belum mampu membedakan antara dunia nyata dan dunia maya.Â
Dengan kemampuan intelektual yang masih berkembang, anak-anak berpotensi besar meniru aksi-aksi dalam game tanpa menyadari bahayanya.
âKalau di game orang dibanting, itu biasa. Tapi kalau ditiru di dunia nyata? Bisa fatal,â tegas Muâti.
Lebih lanjut, Muâti memperingatkan paparan terhadap game-game yang mengandung kekerasan bisa memicu perilaku agresif, mengganggu kesehatan fisik karena kurang gerak (mager), hingga merusak emosi anak.Â
Ia pun mengimbau agar orang tua aktif mendampingi anak dalam penggunaan gadget.
Tak hanya sekadar imbauan, pemerintah juga mengambil langkah nyata. Melalui kolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital, Kemendikdasmen meluncurkan Program Tunas, yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan digital yang aman bagi anak-anak.Â
Program ini juga diperkuat oleh PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak.
âKami mohon dukungan dari masyarakat, khususnya orang tua, agar anak-anak hanya mengakses konten yang mendidik. Dunia digital harus jadi ruang belajar, bukan ladang bahaya,â pungkas Muâti.
Dengan makin maraknya konten negatif dan bahkan situs judi online yang menyusup ke game anak-anak, peran keluarga, sekolah, dan pemerintah jadi kunci utama untuk menjaga masa depan generasi muda.Â
Apakah larangan game seperti Roblox ini akan jadi awal dari revolusi digital pendidikan di Indonesia? Kita tunggu gebrakan selanjutnya.
- game Roblox
- roblox
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.