Indonesia Dinobatkan Jadi Negara Paling Malas Jalan Kaki di Dunia, Ini Alasannya!

Senin, 04 Agu 2025, 16:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Berjalan kaki mungkin terdengar seperti hal sederhana, tapi siapa sangka aktivitas fisik yang satu ini justru jarang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Bahkan, sebuah studi dari Stanford University baru-baru ini mengungkap fakta mencengangkan yakni Indonesia menjadi negara paling malas berjalan kaki di dunia.

Penelitian ini melibatkan data dari lebih dari 700 ribu orang di 46 negara, menggunakan pelacakan langkah harian melalui smartphone. Hasilnya? Orang Indonesia hanya berjalan kaki rata-rata 3.513 langkah per hari, jauh di bawah angka sehat yang direkomendasikan (sekitar 7.000–10.000 langkah per hari).

Hasil riset tersebut dipublikasikan dalam jurnal ilmiah bergengsi Nature, dan menempatkan Indonesia di posisi paling buncit dalam daftar negara dengan tingkat aktivitas jalan kaki terbanyak. Di bawah Indonesia, negara-negara lain seperti Arab Saudi, Malaysia, Filipina, hingga Amerika Serikat juga masuk dalam 10 besar “paling malas gerak”.

Lantas, Kenapa Orang Indonesia Jarang Jalan Kaki?

Menurut Stanford, ada beberapa faktor besar yang menjadi akar persoalan:

1. Trotoar yang Tak Ramah Pejalan Kaki
Trotoar di banyak kota besar di Indonesia sering kali tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Diserobot motor, digunakan pedagang kaki lima, atau bahkan tak ada sama sekali. Hal ini membuat berjalan kaki menjadi tidak nyaman apalagi aman.

2. Kemudahan Layanan Digital dan Belanja Online
Belanja kebutuhan sehari-hari? Tinggal buka aplikasi. Mau makan? Tinggal pesan Gojek atau Grab. Kemudahan layanan digital memang memanjakan, tapi secara tidak langsung membuat masyarakat makin jarang bergerak keluar rumah.

3. Remote Working yang Mengurung Aktivitas Fisik
Pandemi COVID-19 membawa budaya kerja dari rumah yang hingga kini masih banyak diterapkan. Meskipun lebih fleksibel, sistem kerja ini mengurangi mobilitas harian, terutama untuk pekerja kantoran yang kini tidak lagi perlu “berjalan” ke halte, stasiun, atau gedung kantor.

Dampak Jangka Panjang & Ajakan Hidup Lebih Aktif

Minimnya aktivitas fisik seperti berjalan kaki bisa berdampak serius terhadap kesehatan, mulai dari risiko obesitas, penyakit jantung, hingga gangguan metabolisme. Kondisi ini juga menambah beban sistem kesehatan nasional di masa depan.

Sebagai solusinya, para ahli menyarankan agar kita kembali membiasakan diri untuk “bergerak tanpa alasan besar” misalnya dengan naik tangga alih-alih lift, berjalan ke warung terdekat, atau rutin berolahraga ringan di pagi hari.

Karena kadang, langkah kecil bisa jadi awal untuk perubahan besar terutama untuk kesehatan kita sendiri.

  • Viral
  • olahraga

Redaktur: Nuraini Andriani

Penulis: Nuraini Andriani

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.